medcom.id, Cilegon: Kepolisian Resor Cilegon, Banten, memeriksa proyektil yang bersarang di tubuh Andi, 33, warga Waringin Kurung, Kabupaten Serang, yang tertembak di bagian perut kanan. Andi diduga merupakan satu dari tiga pelaku pencurian dengan kekerasan di rumah anggota Satuan Sabhara Polres Karawang Brigadir Oca Surhiaja, Bekasi, Jawa Barat.
Pencurian dengan kekerasan itu terjadi di rumah Brigadir Oca di Jalan Arpen, Kampung Bojongsari, Kedungwaringin, Bekasi, Jawa Barat, pada pukul 3 dini hari, Sabtu 24 Oktober. Istri korban sempat mendengar bunyi pintu gerbang rumah dibuka. Brigadir Oca kemudian memeriksa dan terkejut ada pencuri yang hendak melarikan sepeda motor miliknya.
Brigadir Oca lalu mengejar pelaku yang kabur. Ternyata pelaku membawa senjata api dan menembak Brigadir Oca. Baku tembak pun terjadi. Korban terkena tembak di punggung belakang kanan hingga menembus ke paru-paru hingga kritis. Sementara, Andi tertembak di bagian perut kanan.
Baca: Polisi Kritis Ditembak Pencuri di Bekasi
Kasus ini menemukan benang merah saat Andi dirawat di RSUD Cilegon. Barang bukti berupa baju yang dikenakan pelaku dan ciri-ciri fisik dari keterangan saksi menunjukkan Andi merupakan satu dari tiga pelaku curas di rumah Brigadir Oca.
"Kalau untuk saksi yang diperiksa saya tidak tahu karena di tangani di Bekasi. Namun baju dan celana yang digunakan menyerupai dan sudah diamankan," kata Kepala Polres Cilegon AKBP Anwar Sunarjo di Markas Polres Cilegon, Banten, Senin (26/10/2015).
Andi sempat menjalani operasi di RSUD Cilegon. Tim medis mengeluarkan proyektil yang bersarang di tubuhnya.
"Proyetil sudah kita keluarkan. Saat ini masih kita selidiki apakah itu peluru polisi atau bukan. Dan dari proyektil tersebut juga bisa ditentukan jenis senjatanya," ujar Anwar.
Ruang perawatan Andi di RSUD Cilegon dijaga ketat polisi. Kasus curas ini masih ditangani Polres Cilegon dan Polres Bekasi.
medcom.id, Cilegon: Kepolisian Resor Cilegon, Banten, memeriksa proyektil yang bersarang di tubuh Andi, 33, warga Waringin Kurung, Kabupaten Serang, yang tertembak di bagian perut kanan. Andi diduga merupakan satu dari tiga pelaku pencurian dengan kekerasan di rumah anggota Satuan Sabhara Polres Karawang Brigadir Oca Surhiaja, Bekasi, Jawa Barat.
Pencurian dengan kekerasan itu terjadi di rumah Brigadir Oca di Jalan Arpen, Kampung Bojongsari, Kedungwaringin, Bekasi, Jawa Barat, pada pukul 3 dini hari, Sabtu 24 Oktober. Istri korban sempat mendengar bunyi pintu gerbang rumah dibuka. Brigadir Oca kemudian memeriksa dan terkejut ada pencuri yang hendak melarikan sepeda motor miliknya.
Brigadir Oca lalu mengejar pelaku yang kabur. Ternyata pelaku membawa senjata api dan menembak Brigadir Oca. Baku tembak pun terjadi. Korban terkena tembak di punggung belakang kanan hingga menembus ke paru-paru hingga kritis. Sementara, Andi tertembak di bagian perut kanan.
Baca:
Polisi Kritis Ditembak Pencuri di Bekasi
Kasus ini menemukan benang merah saat Andi dirawat di RSUD Cilegon. Barang bukti berupa baju yang dikenakan pelaku dan ciri-ciri fisik dari keterangan saksi menunjukkan Andi merupakan satu dari tiga pelaku curas di rumah Brigadir Oca.
"Kalau untuk saksi yang diperiksa saya tidak tahu karena di tangani di Bekasi. Namun baju dan celana yang digunakan menyerupai dan sudah diamankan," kata Kepala Polres Cilegon AKBP Anwar Sunarjo di Markas Polres Cilegon, Banten, Senin (26/10/2015).
Andi sempat menjalani operasi di RSUD Cilegon. Tim medis mengeluarkan proyektil yang bersarang di tubuhnya.
"Proyetil sudah kita keluarkan. Saat ini masih kita selidiki apakah itu peluru polisi atau bukan. Dan dari proyektil tersebut juga bisa ditentukan jenis senjatanya," ujar Anwar.
Ruang perawatan Andi di RSUD Cilegon dijaga ketat polisi. Kasus curas ini masih ditangani Polres Cilegon dan Polres Bekasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TTD)