medcom.id, Makassar: Rumah toko tanpa nama di Jalan Gunung Bulusaraung, Nomor 26 AB, Makassar, Sulawesi Selatan, tertutup rapat. Ruko itu tutup sejak Jumat (26/12), lantaran pemiliknya ke Surabaya untuk menjenguk suami dan anak yang tidak sempat pulang Natal di Makassar.
Keluarga itu lantas bertemu di Surabaya. Namun, mereka tak langsung balik ke Makassar. Keluarga itu memilih terbang ke Singapura untuk merayakan malam tahun baru 2015.
Nama-nama anggota keluarga itu lantas tertera dalam manifes pesawat AirAsia QZ8501 yang dinyatakan hilang kontak di koordinat 03.22.46 Lintang Selatan dan 108.50.07 Bujur Timur, atau di sekitar perairan Belitung Timur dan Kalimantan. Mereka adalah Hendra Theodoros (ayah), Sheane Josal (istri), Reynaldy Theodoros (anak laki-laki) dan Winoya Theodorus (anak perempuan).
Menurut Intan, assisten rumah tangga yang sudah dua tahun kerja pada keluarga tersebut, majikannya ke Surabaya untuk berlibur pascanatal. "Angko (Hendra) dan anaknya Reynaldy jarang pulang ke Makassar karena sibuk urus bisnis di Surabaya. Winoya juga diajak, karena setelah tamat SMA nanti rencana akan kuliah di Surabaya," ungkapnya.
Mendengar kabar tersebut, sejumlah tetangga keluarga Theodoros mengaku kaget. Satu tetangga mengaku jika sudah empat hari toko milik Hendra tutup. "Biasanya memang, kalau pagi, Shean pasti olah raga depan rumahnya. Tapi setelah natal, tidak pernah kelihatan," katanya.
Ruko tidak bernama milik Hendra Theodoros tersebut merupakan tempat jual alat elektronik berbagai merek. Toko tersebut baru akan dibuka lagi setelah yang punya pulang dari Singapura.
Sementara itu, PT Angkasa Pura I Bandara Hasanuddin Makassar membuka posko informasi di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar terkait hilangnya pesawat Air Asia jenis Airbus A320-200 dengan nomor penerbangan QZ8501, Minggu (28/12).
General Manager Angkasa Pura I Yanus Prayogi mengatakan, posko ini untuk berbagi informasi soal hilangnya pesawat Air Asia. Posko informasi yang dipakai menumpang posko pengamanan operasi lilin milik Polres Maros.
medcom.id, Makassar: Rumah toko tanpa nama di Jalan Gunung Bulusaraung, Nomor 26 AB, Makassar, Sulawesi Selatan, tertutup rapat. Ruko itu tutup sejak Jumat (26/12), lantaran pemiliknya ke Surabaya untuk menjenguk suami dan anak yang tidak sempat pulang Natal di Makassar.
Keluarga itu lantas bertemu di Surabaya. Namun, mereka tak langsung balik ke Makassar. Keluarga itu memilih terbang ke Singapura untuk merayakan malam tahun baru 2015.
Nama-nama anggota keluarga itu lantas tertera dalam manifes pesawat AirAsia QZ8501 yang dinyatakan hilang kontak di koordinat 03.22.46 Lintang Selatan dan 108.50.07 Bujur Timur, atau di sekitar perairan Belitung Timur dan Kalimantan. Mereka adalah Hendra Theodoros (ayah), Sheane Josal (istri), Reynaldy Theodoros (anak laki-laki) dan Winoya Theodorus (anak perempuan).
Menurut Intan, assisten rumah tangga yang sudah dua tahun kerja pada keluarga tersebut, majikannya ke Surabaya untuk berlibur pascanatal. "Angko (Hendra) dan anaknya Reynaldy jarang pulang ke Makassar karena sibuk urus bisnis di Surabaya. Winoya juga diajak, karena setelah tamat SMA nanti rencana akan kuliah di Surabaya," ungkapnya.
Mendengar kabar tersebut, sejumlah tetangga keluarga Theodoros mengaku kaget. Satu tetangga mengaku jika sudah empat hari toko milik Hendra tutup. "Biasanya memang, kalau pagi, Shean pasti olah raga depan rumahnya. Tapi setelah natal, tidak pernah kelihatan," katanya.
Ruko tidak bernama milik Hendra Theodoros tersebut merupakan tempat jual alat elektronik berbagai merek. Toko tersebut baru akan dibuka lagi setelah yang punya pulang dari Singapura.
Sementara itu, PT Angkasa Pura I Bandara Hasanuddin Makassar membuka posko informasi di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar terkait hilangnya pesawat Air Asia jenis Airbus A320-200 dengan nomor penerbangan QZ8501, Minggu (28/12).
General Manager Angkasa Pura I Yanus Prayogi mengatakan, posko ini untuk berbagi informasi soal hilangnya pesawat Air Asia. Posko informasi yang dipakai menumpang posko pengamanan operasi lilin milik Polres Maros.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(JCO)