Foto ilustrasi. (Reuters/Beawiharta)
Foto ilustrasi. (Reuters/Beawiharta)

Manajemen Krakatau Steel akan Dilaporkan ke KPK

Batur Parisi • 11 Februari 2016 16:09
medcom.id, Cilegon: PT Krakatau Steel (KS) akan dilaporkan ke Komisi Pemberantas Korupsi oleh sekelompok orang yang menamakan diri Masyarakat Pemerhati Peduli Krakatau Steel (MP2KS). Mereka menuding KS menderita kerugian hingga menggadaikan aset perusahaan.
 
Ketua Tim MP2KS James Nakapedua mengatakan, dugaan korupsi tersebut modusnya melalui sejumlah proyek revitalisasi anak perusahaan KS. Tindakan itu dinilai telah merugikan keuangan negara hingga triliunan rupiah.
 
“Beberapa proyek PT KS gagal, setiap melakukan perencanaan dan pembangunan selalu gagal. Revitalisasi yang satu belum finish mereka sudah melakukan rencana lain. Itu modus yang dilakukan oleh manajemen PT KS,” kata James Nakapedua di Cilegon, Kamis (11/2/2016).

Menurutnya, beberapa persoalan yang dialami perusahaan BUMN ini adalah penjualan saham pada November 2010 dengan harga murah. Itu menyebabkan perusahaan mengalami kerugian sekira Rp1,2 triliun.
 
Kemudian proyek pembangunan pabrik yang terkatung-katung dan mengalami keterlambatan. Terutama fasilitas Direct Reduction Plant (DRP) HYL III yang mengalami kegagalan. Ditambah dengan meledaknya gas hyter sehingga mengganggu produksi, khususnya pabrik spongs selama hampir satu tahun.
 
"Dan menelan biaya perbaikan gas hyter yang meledak itu sekira Rp585 miliar," terangnya.
 
Selanjutnya, PT Latinusa yang merupakan anak perusahaan PT KS justru dijual ke PT Nippon Steel Group sebesar USD59,95 juta atau sekira Rp550 miliar. Padahal, kata dia, Latinusa menghasilkan keuntungan Rp40-60 miliar per tahun.
 
"Dana hasil penjualan anak perusahaan ini ternyata digunakan untuk membentuk pembangunan pabrik Blast Furnace PT KS. Yang terakhir, diketahui seluruh aset PT KS termasuk bangunan anak perusahaan sudah dijaminkan ke Bank Mandiri, BNI dan BRI," ungkapnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan