Ibunda EHP, Susi Kartiningsih ditemui di halaman rumahnya Kampung Danunegaran, Kecamatan Mantrijeron, Kota Yogyakarta menunjukkan titik anaknya mau diculik. Medcom.id/Ahmad Mustaqim
Ibunda EHP, Susi Kartiningsih ditemui di halaman rumahnya Kampung Danunegaran, Kecamatan Mantrijeron, Kota Yogyakarta menunjukkan titik anaknya mau diculik. Medcom.id/Ahmad Mustaqim

Bocah 9 Tahun Lolos dari Upaya Penculikan

Ahmad Mustaqim • 25 Januari 2023 18:04
Yogyakarta: EHP, seorang anak 9 tahun di Kampung Danunegaran, Kecamatan Mantrijeron, Kota Yogyakarta, nyaris menjadi korban penculikan. Peristiwa percobaan penculikan terjadi pada Senin siang, 9 Januari 2023, sekitar pukul 14.00 WIB.
 
Ibunda EHP, Susi Kartiningsih, mengatakan saat itu ada sepasang orang mengendarai sepeda motor tampak merekam aktivitas korban di depan rumah.
 
"Anak saya kan mau tak ajak tidur siang tapi gak mau. Keluar cari temennya tapi pada tidur. Terus main di depan rumah sini," ujarnya, Rabu, 25 Januari 2023.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kala bermain, EHP didekati seorang perempuan hingga ke halaman rumah. Namun lantaran takut EHP menghindar dan masuk ke dalam rumah dalam kondisi panik.
 
"Anak saya terus lari ke dalam rumah sampai sandalnya enggak dilepas," kata dia. 
 
Susi mengaku ketika EHP nyaris diajak seseorang, ia tengah bersama anaknya yang masih balita. Ia pun sempat khawatir lantaran kabar penculikan anak bermodus penjualan organ tubuh.
 
Baca juga: Dicurigai Penculik Anak, Wanita di Sorong Tewas Dibakar Massa

"Setelah anak saya masuk itu orangnya pergi," imbuh dia.
 
Akibat peristiwa itu, Susi menyebut anaknya mengalami trauma dan enggan bermain dengan teman sebaya. Bahkan EHP enggan bersekolah. Namun ia berhasil meyakinkan EHP bahwa selama di sekolah akan aman dan akan selalu dijemput antar.
 
"Pihak sekolah setelah kejadian anak saya meminta orang tua siswa kelas 1 sampai 6 menjemput anaknya. Itu karena saya ceritakan kejadian anak saya ke guru di sekolah," ucapnya.
 
Susi menambahkan tak melaporkan kasus itu karena anaknya aman. Namun pihak sekolah EHP sempat mendatangi kepolisian. 
 
Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (KSPKT) Polsek Mantrijeron Aiptu Sukarjo membenarkan kejadian itu. Ia mengatakan mengetahui informasi itu dari masyarakat namun tak ada laporan ke polisi soal kasus dugaan upaya penculikan itu. 
 
"Tak ada laporan dari masyarakat (korban). Tapi kami tindak lanjuti patroli di sekitar lokasi," ungkapnya. 
 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news medcom.id

 
(MEL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif