Kendari: Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Asrun Lio, meminta masyarakat tetap waspada meski pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) telah dicabut.
"Sultra tercatat sebagai salah satu daerah yang penanganan covid-19 cukup baik di Indonesia. Olehnya itu kegiatan-kegiatan terkait penanggulangan terkait penanggulangan pencegahan covid-19 tetap dilakukan," kata Asrun di Kendari, Selasa, 31 Januari 2023.
Dia menjelaskan secara nasional dalam rangka mengendalikan penyebaran dan pencegahan lonjakan covid-19 yang bisa saja terjadi maka diperlukan masa transisi. Dimana kegiatan-kegiatan strategis perlu diterapkan pada tahun ini.
"Secara umum langkah- langkah yang patut kita lakukan adalah protokol kesehatan yang dilaksanakan dengan tetap mengedukasi masyarakat dengan membuat kegiatan-kegiatan seperti pola hidup sehat, memberikan perhatian dan penghimpunan dari resiko penularan covid-19 bagi komunitas yang khususnya rentan terkena covid-19," jelasnya.
Dia menambahkan perlu memberikan kesadaran kepada masyarakat untuk melakukan testing jika terjadi kontak terhadap kasus yang terkonfirmasi covid-19.
Sehingga harus melakukan vaksinasi yang di koordinir oleh Satgas dan mendorong masyarakat tetap mau melakukan vaksinasi dan menyediakan tempat-tempat vaksin secara umum.
Sementara Kepala Dinas Kesehatan Sultra, Putu Agustin Kusumawati, mengatakan kegiatan-kegiatan Satgas Covid-19 di Sultra secara keseluruhan dilaksanakan dengan kebijakan PPKM.
Satgas lebih banyak koordinasi kepada Satgas Covid-19 di 17 kabupaten kota untuk lebih mengedukasi masyarakat agar dapat menaati protokol kesehatan.
"Yang paling utama adalah cakupan vaksinasi covid-19, sehingga masyarakat di usia di atas 18 tahun sudah boleh melakukan booster yang ke dua," ungkapnya.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news medcom.id
Kendari: Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi
Sulawesi Tenggara (Sultra), Asrun Lio, meminta masyarakat tetap waspada meski pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (
PPKM) telah dicabut.
"Sultra tercatat sebagai salah satu daerah yang penanganan covid-19 cukup baik di Indonesia. Olehnya itu kegiatan-kegiatan terkait penanggulangan terkait penanggulangan pencegahan
covid-19 tetap dilakukan," kata Asrun di Kendari, Selasa, 31 Januari 2023.
Dia menjelaskan secara nasional dalam rangka mengendalikan penyebaran dan pencegahan lonjakan covid-19 yang bisa saja terjadi maka diperlukan masa transisi. Dimana kegiatan-kegiatan strategis perlu diterapkan pada tahun ini.
"Secara umum langkah- langkah yang patut kita lakukan adalah protokol kesehatan yang dilaksanakan dengan tetap mengedukasi masyarakat dengan membuat kegiatan-kegiatan seperti pola hidup sehat, memberikan perhatian dan penghimpunan dari resiko penularan covid-19 bagi komunitas yang khususnya rentan terkena covid-19," jelasnya.
Dia menambahkan perlu memberikan kesadaran kepada masyarakat untuk melakukan testing jika terjadi kontak terhadap kasus yang terkonfirmasi covid-19.
Sehingga harus melakukan vaksinasi yang di koordinir oleh Satgas dan mendorong masyarakat tetap mau melakukan vaksinasi dan menyediakan tempat-tempat vaksin secara umum.
Sementara Kepala Dinas Kesehatan Sultra, Putu Agustin Kusumawati, mengatakan kegiatan-kegiatan Satgas Covid-19 di Sultra secara keseluruhan dilaksanakan dengan kebijakan PPKM.
Satgas lebih banyak koordinasi kepada Satgas Covid-19 di 17 kabupaten kota untuk lebih mengedukasi masyarakat agar dapat menaati protokol kesehatan.
"Yang paling utama adalah cakupan vaksinasi covid-19, sehingga masyarakat di usia di atas 18 tahun sudah boleh melakukan booster yang ke dua," ungkapnya.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news medcom.id
(DEN)