SMAN 1 Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
SMAN 1 Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Kepala Sekolah Nonaktif SMAN 1 Banguntapan Bantul Pasrah Bila Disanksi

Ahmad Mustaqim • 10 Agustus 2022 14:50
Yogyakarta: Kepala nonaktif SMAN 1 Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Agung Istianto pasrah apabila akan disanksi menyusul menguatnya bukti terjadi pemaksaan jilbab dan menjual seragam di sekolah. Selain itu, Agung bersama tiga guru di sekolah tersebut juga diduga melanggaran disiplin pegawai negeri.
 
"Kami serahkan (keputusannya) ke BKD (Badan Kepegawaian Daerah)," kata Agung di Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY, Rabu, 10 Agustus 2022.
 
Meski demikian, Agung tetap berharap SMAN 1 Banguntapan tetap bisa beraktivitas sebagaimana mestinya. Ia ingin kasus yang tengah terjadi tak mengganggu kegiatan belajar mengajar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami pengen di sekolah tenang belajar. Anak tenang belajar, bapak-ibu tenang belajar," ucap dia singkat.
 
Baca: Sri Sultan Berharap Kasus SMAN 1 Banguntapan Tak Berlarut

Kepala Disdikpora DIY, Didik Wardaya, mengatakan hasil penanganan yang dilakukan BKD menemukan bukti pelanggaran disiplin pegawai yang dilakukan kepala dan tiga guru. Kepala lebih khusus sebagai penanggung jawab di sekolah tersebut. Hal itu merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.
 
"Pelanggarannya dinilai oleh Satgas yang dibentuk BKD. Bentuk sanksi sesuai ketentuan PP Nomor 94 Tahun 2021," kata Didik.
 
Ia menjelaskan ada beberapa tingkatan sanksi. Mulai dari paling ringan berupa teguran lisan, teguran tertulis, pernyataan tak puas secara tertulis. Selain itu, ada sanksi penundaan gaji berkala satu tahun atau penundaan kenaikan satu pangkat.
 
"Kalau di dalam ketentuan disiplin pegawai bisa (disanksi) pemberhentian kalau kategori (pelanggaran) sangat berat," ujarnya.
 
Didik enggan mengatakan lebih lanjut kategori pelanggaran yang dilakukan kepala dan tiga guru SMAN 1 Banguntapan. Ia hanya mengatakan berkas hasil pemeriksaan akan diserahkan ke BKD hari ini.
 
"(Berkas hasil pemeriksaan) akan dikirim ke BKD hari ini untuk memberikan hukuman disiplin. Hukuman disiplin satgas di BKD yang akan mempelajari dan merekomendasikan sesuai ketentuan yang berlaku," ungkapnya.
 
(NUR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif