Penumpang Kapal Diingatkan tak Lemparkan Uang Koin

Rhobi Shani, Hendrik Simorangkir 24 Juni 2018 17:55 WIB
kecelakaan
Penumpang Kapal Diingatkan tak Lemparkan Uang Koin
Petugas mengawasi anak-anak pengumpul koin di dermaga Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Medcom.id - Hendrik
Tangerang: Beberapa bocah bertarung nyawa untuk mendapatkan koin di Dermaga I Pelabuhan Merak Cilegon, Banten. Mereka bahkan beraksi agar penumpang kapal melempar uang koin lebih banyak ke laut.

Koordinator Satuan Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Merak Eko Purwanto mengaku sudah mensterilisasi pelabuhan dari aksi anak koin. Selain mengganggu lalu lintas kapal, aksi mereka pun membahayakan nyawa.

"Anak-anak yang berenang bisa tersedot baling-baling kapal, terseret tambang, hingga terbentur badan kapal yang mengakibatkan mereka meninggal dunia," ujar Eko di Gedung Bundar Pelabuhan Merak, Minggu, 24 Juni 2018.


Sebenarnya, lanjut Eko, aksi mereka melanggar Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 29 tahun 2016 tentang Sterilisasi Pelabuhan. Pengguna jasa Pelabuhan Merak pun diminta untuk tidak memberikan uang receh ke anak koin, agar mereka tak lagi mengulangi perilakunya.

Eko mengatakan bocah tersebut rata-rata masih sekolah. Mulai dari kelas V SD sampai dengan III SMP. Mereka berasal dari beberapa daerah di sekitar pelabuhan.

Eko mengaku tak bisa memprediksi jadwal kemunculan anak-anak tersebut. Kadang mereka datang pagi, tak jarang pula mereka beraksi saat sore.

"PT ASDP Ferry Indonesia cabang Merak harus melakukan pengawasan tiap hari, tiap saat, agar anak-anak koin tak leluasa beraktivitas lagi," ujar Eko.

Mereka biasanya berenang di sekitar dermaga. Mereka melakukan aksi melompat dari dermaga ke perairan Merak. Biasanya penumpang kapal melemparkan koin lalu anak-anak itu berusaha menyambut atau menyelam untuk mendapatkan koin.

Kekhawatiran serupa pun disampaikan Basuki Wijayanto, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Basuki meminta penumpang kapal tak melemparkan uang koin ke laut.

"Imbauan itu kami sampaikan dengan pengeras suara," ujar Basuki di Jepara.


(Wisatawan hendak menyeberang ke Pulau Panjang, Jepara, Medcom.id - Rhobi Shani)

Bila penumpang melemparkan koin ke laut, anak-anak di sekitar Pelabuhan Jepara akan segera terjun dan berenang untuk mendapatkannya.

Pada Kamis malam, 21 Juni 2018, seorang bocah pemungut uang koin ditemukan tak bernyawa di Pantai Bandengan, Jepara. Jenazah bocah bernama Raehan Putra Mandala, 7, ditemukan sekitar 100 meter dari Dermaga Pantai Bandengan.

Baca: Bocah Pemungut Koin Ditemukan Tewas di Pantai Bandengan

Sebelum ditemukan meninggal, Raehan bersama lima temannya berenang di bawah dermaga. Mereka mencari uang koin yang dilempar wisatawan yang hendak menyeberang ke Pulau Panjang.
 
"Selain itu, kami juga mengimbau pengunjung untuk memakai jaket keselamatan saat menyebrang ke Pulau Panjang dan jangan melempar uang ke laut,” ungkap Basuki.

Pelabuhan di Jepara menjadi perlintasan pengunjung untuk menyeberang ke Pulau Panjang. Pengunjung dapat mengaksesnya melalui Pantai Kartini dan Pantai Bandengan dengan kapal wisata.




(RRN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id