Ilustrasi penumpang di Bandara Soekarno-Hatta. Foto Medcom Hendrik
Ilustrasi penumpang di Bandara Soekarno-Hatta. Foto Medcom Hendrik

Mudik Lebaran, Maskapai Ajukan 928 Penerbangan Tambahan

Nasional Mudik Lebaran Bandara Soekarno-Hatta airnav Lebaran 2022
Hendrik Simorangkir • 20 April 2022 21:41
Tangerang: AirNav Indonesia memprediksi bakal ada kenaikan jumlah penerbangan pada arus mudik Lebaran 2022. Pasalnya, sejumlah maskapai penerbangan mulai mengajukan penerbangan tambahan atau ekstra flight untuk menampung para penumpang.
 
Sekretaris Perusahaan AirNav Indonesia Rosedi memprediksi kenaikan jumlah penerbangan sekitar lima persen, jika dibandingkan dengan rata-rata penerbangan pada Maret 2022.
 
"Sejumlah maskapai sudah mengajukan penambahan, ada total 928 flight di 13 bandara selama periode Lebaran 2022," ujarnya, Rabu, 20 April 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Rosedi, pengajuan penambahan penerbangan paling banyak terjadi di kantor pelayanan navigasi Jakarta Air Traffic Service Center (JATSC) Bandara Soekarno-Hatta.
 
"Di JATSC Bandara Soekarno-Hatta terdapat penambahan slot penerbangan sebanyak 423 flight," ujar dia.
 
Rosedi menuturkan pihaknya tengah melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi potensi kenaikan jumlah penerbangan pada periode Lebaran 2022. Saat ini, pihaknya tengah memastikan kesiapan personel dan fasilitas navigasi penerbangan dalam kondisi yang prima.
 
Baca: Kapolri Imbau Warga Mudik Sebelum 28 April
 
"Kami juga menyiapkan sejumlah prosedur tanggap darurat untuk mengantisipasi berbagai faktor operasional yang tidak dapat diprediksi, seperti gangguan cuaca, pelayanan peberbangan kedaruratan dan pergerakan VIP, hingga kemungkinan gangguan teknis fasilitas navigasi penerbangan," jelas dia.
 
Selain itu, Rosedi menuturkan pihaknya memprediksi adanya kenaikan penumpang pesawat yang signifikan menjelang Lebaran 2022. Lonjakan penumpang diprediksi akan terjadi pada 25 April hingga 11 Mei 2022.
 
"Diprediksi kenaikan penumpang pesawat akan melonjak sampai 239 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Hal tersebut merupakan dampak dari kebijakan pemerintah yang mengizinkan masyarakat melakukan perjalanan mudik, setelah dua tahun yang lalu dilakukan sejumlah pembatasan," jelas dia.
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif