Ilustrasi Petugas kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko memberikan pelayanan vaksinasi covid-19 bagi warga, Selasa (15/2/2022). ANTARA/Ferri
Ilustrasi Petugas kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko memberikan pelayanan vaksinasi covid-19 bagi warga, Selasa (15/2/2022). ANTARA/Ferri

Sebanyak 90.455 Warga Mukomuko Sudah Vaksin Lengkap

Antara • 22 Mei 2022 15:18
Mukomuko: Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, mencatat sampai sekarang sudah 90.455 orang atau sekitar 55,09 persen dari 164.208 warga yang menjadi sasaran sudah menerima penyuntikan vaksin covid-19 dosis pertama dan kedua.
 
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Mukomuko, Bustam Bustomo, menyebutkan mereka yang telah menerima vaksin lengkap itu terdiri atas 1.238 tenaga kesehatan, 55.456 petugas pelayanan publik, 4.239 warga lanjut usia (lansia), 11.282 orang remaja berusia 12-17 tahun, 12.945 orang anak usia 6-11 tahun, dan 5.295 orang penerima vaksin gotong royong.
 
"Sebanyak 55.456 petugas pelayanan publik yang telah selesai menerima vaksinasi secara lengkap terdiri atas personel Kodim, Kepolisian, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, KPPN, Pengadilan Agama, wartawan, BPJS, pegawai pemerintah, BRI, aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat umum," kata Bustam di Mukomuko, Minggu, 22 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Tuntaskan Pandemi, BIN Gencar Vaksinasi di 10 Wilayah Papua Barat
 
Dia menjelaskan saat ini ada 133.549 orang warga yang telah menerima penyuntikan vaksinasi covid-19 tahap I yang terdiri atas 1.392 tenaga kesehatan, 87.404 petugas pelayanan publik, dan 5.839 lansia, dan 15.351 orang remaja berusia 12-17 tahun, anak usia 6-11 tahun 18.261 orang, dan 5.302 penerima vaksin gotong royong.
 
Sampai sekarang masih ada 43.095 tenaga kesehatan, petugas pelayanan publik, remaja, anak-anak, dan lansia yang telah menerima vaksin covid-19 dosis I tetapi belum menerima vaksin dosis II karena ada beberapa yang di antaranya belum sampai masanya dan kondisi kesehatannya belum memungkinkan.
 
"Ada warga yang belum menjalani vaksinasi covid-19 dosis kedua karena kondisi kesehatannya belum memungkinkan dan ada warga dan anak-anak yang belum masanya menerima vaksin covid-19 dosis kedua," jelasnya.
 
Ia menyatakan penyuntikan vaksin covid-19 dosis pertama dan dosis kedua bagi tenaga kesehatan, petugas pelayanan publik, remaja, anak-anak, dan lansia akan tetap berlanjut sesuai dengan jumlah sasaran.
 
Saat ini tenaga kesehatan, petugas pelayanan publik, dan lansia tersebut masih menunggu kondisi kesehatan warga setempat pulih untuk menerima penyuntikan vaksin covid-19 secara lengkap.
 
Ia meminta petugas kesehatan dinas dan Puskesmas agar memberikan pelayanan vaksinasi keliling ke desa dan kelurahan yang tersebar di 15 kecamatan di daerah ini.
 
"Sebanyak 11.797 warga di daerah ini yang telah menerima vaksin pelengkap atau dosis tiga," jelasnya.
 
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif