Peresmian Kick Off Digitalisasi IKM Tanggulangin Sidoarjo, Jumat, 13 November 2020. Medcom.id/ Syaikhul Hadi
Peresmian Kick Off Digitalisasi IKM Tanggulangin Sidoarjo, Jumat, 13 November 2020. Medcom.id/ Syaikhul Hadi

Pemasaran Melalui Digital Berpeluang Tingkatkan Perekonomian IKM Sidoarjo

Nasional UMKM ekonomi daerah industri digital pandemi covid-19
Syaikhul Hadi • 13 November 2020 23:43
Sidoarjo: Ketua Koperasi Intako Tanggulangin Sidoarjo, Machbub Junaidi, menyambut baik program digitalisasi pemasaran produk IKM Tanggulangin yang diinisiasi Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA).
 
Dia mengatakan pemasaran digital pernah dia sampaikan kementerian perindustrian. Sebab pada perkembangannya pemasaran digital mampu bersaing di tengah perkembangan global dan dinilai lebih memudahkan masyarakat.
 
"Ini adalah bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap IKM Tanggulangin Sidoarjo. Semoga kehadiran program ini bisa membantu mengembangkan IKM yang ada di Tanggulangin Sidoarjo," kata Machbub Junaidi saat peresmian Kick Off Digitalisasi IKM Tanggulangin Sidoarjo, Jumat, 13 November 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Berkas Catherine Wilson Dinyatakan Lengkap
 
Dia menjelaskan Intako merupakan salah satu barometer industri tas yang ada di indonesia. Industri kulit, alas kaki, dan barang jadi kulit merupakan salah satu sektor Industri prioritas yang berhasil mencatatkan nilai surplus dalam perdagangan Internasional pada bulan Agustus 2020, dimana nilai ekspor lebih besar dari nilai impornya yaitu sebesar US$ 255,86 juta.
 
Selain itu Indonesia berada pada urutan ke-4 di dunia sebagai eksportir produk kulit, alas kaki dan barang jadi kulit.
 
"Intako sudah menjadi ikon nasional. Koperasi intako bagian daripada industri yang ada di Sidoarjo. Didalamnya terdapat masyarakat yang memiliki skill yang luar biasa. Dan selama ini menjadi tumpuan jahit dari berbagai daerah, baik Jakarta, Surabaya, Bandung, dan lain-lain. Produksinya ya disini ini," jelasnya.
 
Pihaknya berharap dengan adanya program ini bisa melahirkan kemampuan baru dalam menunjang pemasaran produk yang ada di Tanggulangin Sidoarjo.
 
Sementara Kepala Bidang Pengembangan Industri dan Perdagangan Disperindag Jatim, Saiful Jasan, mengatakan pemasaran digital saat ini memang sangat banyak diminati masyarakat. Terlebih di masa pandemi covid-19 yang membuat banyak orang takut berbelanja langsung atau tatap muka.
 
"Masa pandemi, orang-orang sudah jarang kumpul-kumpul dan tidak dibolehkan kumpul. Disamping itu digital lebih memudahkan," ungkap Saiful.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif