Bawaslu Sleman menyerahkan santunan kepada panwas yang luka-luka selama bertugas, Senin, 9 September 2019. Foto: Dokumentasi Bawaslu
Bawaslu Sleman menyerahkan santunan kepada panwas yang luka-luka selama bertugas, Senin, 9 September 2019. Foto: Dokumentasi Bawaslu

Panwas Sleman yang Kecelakaan saat Pemilu Dapat Santunan

Nasional pilpres 2019 pemilu serentak 2019
Patricia Vicka • 09 September 2019 18:49
Sleman: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI melalui Bawaslu Kabupaten Sleman memberikan santunan kecelakaan kerja kepada empat orang pengawas pemilu adhoc yang mengalami luka ringan dan luka berat selama mengawasi tahapan penyelenggaraan Pemilu 2019.
 
Pemberian santunan secara simbolis diserahkan oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Sleman, Muhammad Abdul Karim Mustofa di Sekretariat Bawaslu Kabupaten Sleman.
 
Karim menjelaskan pemberian santunan ini merupakan wujud perhatian dan empati Bawaslu kepada para jajaran pengawas pemilu yang mengalami kecelakaan kerja selama mengawasi penyelenggaraan pemilu kemarin.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan loyalitas yang telah diberikan kepada bangsa dan negara selama ini," kata Karim di Sleman, Senin, 9 September 2019.
 
Keempat pengawas pemilu yang mendapatkan santunan ini terdiri dari anggota Panwascam, Panwaslu Desa, Pengawas TPS, dan personel Sekretariat Panwascam. Masing-masing atas nama Eka Murni Astuti, Martina Ernaningsih, Juwandiyono, dan Audi Evinanto Adihat.
 
Besaran santunan yang diterima sebesar Rp16,5 juta bagi yang mengalami luka berat. Sementara yang luka sedang mendapatkan santunan Rp8.250.000 juta.
 
Para penerima santunan ini juga telah dilakukan verifikasi sebelumnya oleh tim Bawaslu. Upaya ini dimaksudkan agar santunan yang diberikan benar-benar tepat sasaran.
 
Sementara Ketua Bawaslu DIY Bagus Sarwono mengatakan pelaksanaan Pemilu Serentak Tahun 2019 telah memberikan pengalaman baru bagi seluruh pihak, termasuk bagi para penyelenggara pemilu. Salah satu pengalaman baru banyaknya penyelenggara pemilu yang sakit, bahkan ada yang meninggal dunia.
 
"Pemberian santunan ini tentu tak dapat menggantikan rasa sakit dan duka yang dialami para penyelenggara pemilu dan keluarga, tapi pemberian santunan ini setidaknya dapat dipandang sebagai wujud perhatian dan perlindungan yang diberikan negara kepada para penyelenggara pemilu yang telah memberikan kontribusi bagi kelancaran pelaksanaan Pemilu 2019 lalu," jelas Bagus.
 
Acara penyerahan bantuan ini turut dihadiri perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Sleman, mantan Panwascam serta mantan anggota Panwascam.
 
Sebelumnya Bawaslu telah menyerahkan santunan pada keluarga anggota Panwascam yang meninggal dunia, yakni Almarhum Hasto Budiman. Santunan diberikan tak lama usai pemilu berakhir.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif