Tangkapan layar unggahan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, terkait status Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) di instagram pada Jumat, 6 Mei 2022.
Tangkapan layar unggahan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, terkait status Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) di instagram pada Jumat, 6 Mei 2022.

Posting Stadion GBLA, Ridwan Kamil Sentil Pemkot Bandung

Nasional ridwan kamil sepak bola persib bandung Jawa Barat
Roni Kurniawan • 07 Mei 2022 07:20
Bandung: Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menyinggung Pemerintah Kota Bandung terkait status Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Hal itu dilontarkan Ridwan Kamil dalam unggahan di media sosial pada Jumat, 6 Mei 2022.
 
Melalui akun pribadi Instagram @ridwankamil, pria yang akrab disapa Emil ini mengunggah dua foto GBLA dalam satu bingkai. Unggahan tersebut untuk memberi penjelasan kepada warganet terutama warga Jawa Barat khususnya Kota Bandung.
 
"Waktu, tempat, dan hestek dipersilahkan," tulis Emil dalam unggahan foto di akun @ridwankamil.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bahkan Emil mengajak warganet mengungkapkan terkait kerinduan duduk di stadion termegah di Jabar tersebut. Pasalnya, sejak 2018, stadion itu tak lagi digunakan untuk berbagai pertandingan sepak bola, karena Pemkot Bandung melalui Dinas Pemuda dan Olahraga masih melakukan lelang untuk pengelola.
 
"Sok bengbrengkeun hate meh puas (silahkan ungkapkan isi hati, biar puas)," sambung Emil.
 
Emil menuturkan secara aturan kewenangan stadion tersebut berada di Pemkot Bandung. Pasalnya pembangunan stadion tersebut bersumber dari APBD Kota Bandung yang menelan anggaran sebesar Rp545 miliar dan diresmikan pada 2013.
 
"GBLA adalah aset Kota Bandung. Sesuai peraturan perundang-undangan, segala jenis keputusan terkait pengelolaan ada di Pemkot Bandung," tutur Emil.
 
Baca: Ridwan Kamil: Arus Mudik-Balik Bawa Berkah Ekonomi Pelintasan
 
Emil pun berharap Pemkot Bandung secepatnya memberikan keputusan bagi aset tersebut. Terlebih Pemkot Bandung setiap tahunnya harus menganggarkan biaya perawatan GBLA hingga Rp2,4 miliar pertahun.
 
"Semoga secepatnya ada keputusan terbaik bagi semua pihak. Aamiin," tutup Emil.
 
Sebelumnya, GBLA digunakan klub Persib Bandung sebagai home based kala menjamu lawan diberbagai ajang termasuk Liga Indonesia. Bahkan GBLA pun digunakan untuk upacara pembukaan dan penutupan PON Jabar pada 2016.
 
Pemkot Bandung hingga kini belum melakukan lelang untuk pengelolaan stadion tersebut. Stadion berkapasitas 45 ribu tempat duduk itu sempat disegel karena adanya dugaan kasus karopsi pembangunan GBLA yang menyeret Sekretaris Dinas Tata Ruang dan Ciptakarya (Distarcip) Kota Bandung, Yayat Ahmad Sudrajat.
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif