TNI-Polri menggelar gerakan ketahanan pangan dengan memanfaatkan lahan tidur di kawasan Panunggangan Barat, Cibodas, Tangerang, Sabtu, 1 Agustus 2020. Medcom.id/ Hendrik Simorangkir
TNI-Polri menggelar gerakan ketahanan pangan dengan memanfaatkan lahan tidur di kawasan Panunggangan Barat, Cibodas, Tangerang, Sabtu, 1 Agustus 2020. Medcom.id/ Hendrik Simorangkir

Menjaga Ketahanan Pangan dari Pinggir Sungai Cisadane

Nasional Virus Korona
Hendrik Simorangkir • 01 Agustus 2020 16:25
Tangerang: Anggota TNI-Polri menggelar gerakan ketahanan pangan dengan memanfaatkan lahan tidur di kawasan Panunggangan Barat, Cibodas, Tangerang, Banten. Kegiatan itu sebagai bentuk kepedulian dalam membantu perekonomian masyarakat dalam menghadapi pandemi covid-19.
 
"Sesuai dengan arahan Bapak Presiden dan Bapak Kapolri, dampak covid-19 tidak hanya kesehatan saja, tetapi dampak ekonomi juga dirasakan masyarakat," kata Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Agus Andrianto, Sabtu, 1 Agustus 2020.
 
Baca: Puluhan TNI Bantu Tanggulangi Longsor di Tembagapura

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Agus mengatakan gerakan yang digelar bersama alumni Akabri 89 ini melakukan penanaman bibit pohon palawija, menebar benih ikan lele, dan budidaya perkebunan di lahan seluas 11 hektar di Banksasuci (bank sampah Sungai Cisadane).
 
Melalui program ketahanan pangan, Altar Akabri 89 mencari jalan keluar agar potensi krisis pangan akibat pandemi covid-19 di masyarakat bisa teratasi.
 
"Ini bisa menjadi momen bagi rakyat seluruh Indonesia, untuk bisa sama-sama bergerak menjaga lingkungan. Kalau memang bisa dimanfaatkan, segera tanami," jelasnya.
 
Menurut AGus kegiatan ini melibatkan masyarakat sekitar. Meski lingkungan masyarakat mayoritas berprofesi sebagai buruh, mereka nantinya akan diberi pelatihan untuk bercocok tanam.
 
"Bagaimana cara menanam, menggali tanah, menggemburkan tanah, termasuk berternak lele dan bubidaya ikan lainnya," ungkapnya.
 
Sementara Ketua Alumni Akabri 89, Mayor Jenderal TNI Rudianto, menuturkan ada dua strategi yang sedang dijalankan pemerintah untuk menanggulangi pandemi covid 19. Strategi tersebut ialah pembentukan Komite Percepatan Penanganan covid-19 dan pemulihan perekonomian Indonesia.
 
Aksi solidaritas yang dilakukan Altar Akabri 89 ini merupakan wujud pengabdian yang solid antara TNI dan Polri dalam meringankan beban ekonomi masyarakat.
 
"Kami Akabri 89 mencoba mengambil bagian, sehingga ini bisa membantu ketahanan pangan bagi masyarakat sesuai yang telah dicanangkan oleh Presiden Jokowi," ujar Rudi.
 


 

(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif