ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Warga Purworejo Keluhkan Potongan BLT Rp200 Ribu

Bagus Aryo Wicaksono • 18 Juni 2020 23:20
Purworejo: Sejumlah warga Desa Kembaran Banyuasin, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, mengeluh karena penerimaan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) dipotong. Warga yang harusnya menerima uanh bantuan senilai Rp600 ribu hanya menerima Rp400 ribu.
 
Puryanto, warga Dukuh RT1 RW3, Kembaran Banyuasin mengaku uang BLT DD miliknya dipotong oleh ketua RT setempat. Ketika ditanya RT tersebut mengatakan uang hasil potongan diberikan untuk membantu warga yang belum menerima bantuan.
 
"Sehari sebelum terima BLT saya didatangi Pak RT, katanya saya dapat bantuan Rp600 ribu, tapi dipotong Rp150 ribu. Kemuian esok harinya potongannya naik jadi Rp200 ribu, jadi saya hanya terima Rp400 ribu," kata Puryanto di Purworejo, Kamis, 18 Mei 2020.

Baca: Pemkot Depok Siapkan Fasilitas Kesehatan Cegah Covid-19
 
Puryanto menjelaskan kejadian ini tidak hanya dialami oleh dirinya, namun juga dirasakan puluhan warga desa lain. Namun warga mengaku takut untuk mengadukan pemotongan BLT tersebut.
 
Kepala Desa Banyuasin Kembaran, Abdul Azis, mengatakan pihaknya sebelumnya tidak tahu menahu terkait adanya potongan BLT yang dikeluhkan sejumlah warga. Ia lantas mengecek ke warga terkait.
 
"Awalnya kita menduga ada pemotongan yang dilakukan oknum tertentu, tapi setelah dicek ternyata memang ada kesepakatan antar warga untuk melakukan iuran. Ini adalah inisiatif warga untuk membantu warga lain yang belum menerima bantuan dengan cara iuran, bukan pemotongan," ujar Azis.
 
Ia juga memastikan penyaluran BLT DD sudah sesuai aturan dari pemerintah pusat. Dana desa sebesar Rp90 juta telah disalurkan kepada 150 penerima di wilayah Desa Banyuasin Kembaran.
 
"Sekali lagi adanya isu pemotongan BLT oleh perangkat desa tidak benar, yangada hanyalah iuran untuk membantu warga yang belum menerima. Justru ini kita apresiasi karena semangat gotong royongnya ada," ujarnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(DEN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>