NEWSTICKER
Ilustrasi--Petugas kesehatan melakukan penyemprotan disinfektan di salah satu hotel di Kota Jayapura. (Foto: Medcom.id/Roylinus Ratumakin)
Ilustrasi--Petugas kesehatan melakukan penyemprotan disinfektan di salah satu hotel di Kota Jayapura. (Foto: Medcom.id/Roylinus Ratumakin)

ODP Covid-19 di Papua Capai 16 Ribu Orang

Nasional Virus Korona
Roylinus Ratumakin • 17 Maret 2020 19:02
Jayapura: Dinas Kesehatan Provinsi Papua mendeteksi ada sekitar 16 ribu Orang Dalam Pemantauan (ODP) terkait virus korona atau covid-19. ODP itu merupakan masyarakat yang datang dari luar Papua atau melakukan kontak fisik dengan Pasien Dalam Pengawasan (PDP).
 
Sekretaris Dinas Kesehatan Papua, Dokter Silwanus Sumule, mengatakan, ODP bukan berarti sudah terpapar korona, melainkan orang yang sudah melakukan perjalanan dari luar Papua ke Papua.
 
“Ada sekitar 16 ribu ODP, sedangkan ada empat yang sudah PDP. Empat pasien ditangani di RSUD Jayapura, satu PDP di RSUD Biak, dan dua PDP di RSUD Merauke,” kata Silwanus, Selasa, 17 Maret 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lebih lanjut, kata dia, pemerintah tengah fokus pada perawaran keempat PDP tersebut. Pihaknya berharap kondisi keempat pasien berangsur pulih.
 
Baca juga:Warga Bergejala Mirip Infeksi Korona Diimbau Isolasi Diri
 
“Sampel darah dari empat PDP sudah dikirim, dan dalam waktu dekat akan didapatkan hasilnya. Semoga hasilnya negatif,” ujarnya.
 
Silwanus mengimbau masyarakat yang masuk dalam daftar ODP dapat melakukan isolasi secara mandiri, sambil memantau kondisi tubuh dan gejala yang dialami setiap hari.
 
“Kalau ada peningkatan gejala seperti demam, segera memeriksakan diri ke rumah sakit terdekat. Isolasi secara mandiri untuk menghindari proses penularan kepada orang lain,” katanya.
 
Tak hanya ODP dan PDP, pengawasan juga dilakukan terhadap para keluarga pasien. Petugas medis intens melakukan komunikasi dengan para keluarga ODP.
 
"Kalau ada peningkatan virus pada salah satu keluarga mereka kami langsung bawa ke rumah sakit untuk dilakukan isolasi serta perawatan. Tetapi kalau sudah melewati masa inkubasi (14 hari) dan tidak ada gejala, mereka aman dari virus tersebut,” pungkasnya.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif