Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)
Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)

KPAD Kota Bekasi Beri Pendampingan pada Tersangka Mutilasi

Antonio • 12 Desember 2020 18:57
Bekasi: Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Bekasi, Jawa Barat, mendampingi tersangka mutilasi di Bekasi, Jawa Barat, AH, 17. Ini untuk memastikan hak anak yang dimiliki AH dapat dipenuhi.
 
Ketua KPAD Kota Bekasi, Aries Setiawan, mengatakan, tersangka yang berprofesi sebagai manusia silver itu masih di bawah umur.
 
“Ada banyak hak anak yang memang harus dipastikan, meskipun nanti pada akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dan terdakwa, hak pendidikan, hak kesehatan, dan hak ekonomi harus dipastikan,” kata Aries, Sabtu, 12 Desember 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hari ini, lanjut Aries, KPAD Kota Bekasi berkoordinasi dengan Balai Pemasyarakatan (Bapas) dalam melakukan pendampingan kepada AH.
 
“Pada saat penyelidikan, hak anak seperti penempatan di lapas, penyelidikan yang lebih manusia, itu kan juga dipastikan di sana,” ujarnya.
 
Baca juga: Babel Terima 400 Ribu Vaksin Covid-19 pada Tahap Awal
 
Sebelumnya, Pakar Psikolog Forensik Reza Indragiri, meminta agar manusia silver pelaku mutilasi di Bekasi, AH, 17, mendapat perlindungan khusus. Reza menilai pelaku masih di bawah umur.
 
“Dalam kasus mutilasi Kalimalang, alih-alih berstatus sebagai pelaku, boleh jadi dia adalah korban. Korban kejahatan luar biasa dan korban kejahatan seksual, mengacu UU Perlindungan Anak, harus mendapat perlindungan khusus," kata Reza, Kamis, 10 Desember 2020.
 
Reza mengatakan pengakuan AH membunuh korban karena dipaksa melakukan kontak seks berulang kali. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa pelaku juga merupakan korban pada kasus kejahatan seksual.
 
Reza menilai dengan dua status tersebut, yang perlu diutamakan untuk didahulukan yakni status AH sebagai korban.
 
"Jelas sudah, ini kasus bukan hanya urusan polisi. Setidaknya KPPPA, LPSK, KPAI harus turun tangan. Termasuk untuk memastikan terealisasinya perlindungan khusus bagi korban," jelasnya.

 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif