Seorang warga menggendong jenazah anaknya yang menjadi korban gempa Cianjur. AFP/Aditya Aji
Seorang warga menggendong jenazah anaknya yang menjadi korban gempa Cianjur. AFP/Aditya Aji

RSUD Cibabat Kota Cimahi Kirim 100 Kantong Jenazah ke Cianjur

Media Indonesia • 24 November 2022 12:42
Cimahi: Tim gabungan masih melakukan pencarian korban tertimbun gempa Cianjur meski terkendala hujan. Diperkirakan, korban meninggal pascagempa bumi yang terjadi pada Senin, 21 November lalu masih bisa terus bertambah.
 
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hingga Rabu, 23 November korban meninggal akibat gempa menjadi 271 orang. Setidaknya 12 kecamatan terdampak gempa, pemerintah daerah pun menetapkan masa tanggap darurat bencana selama 30 hari, salah satunya difokuskan melakukan pencarian korban yang masih hilang.
 
RSUD Cibabat di Kota Cimahi mengirimkan seratus kantong jenazah dan kain kafan untuk mendukung evakuasi jenazah korban gempa Cianjur ke daerah-daerah yang masih terisolir.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami telah mengirimkan 100 kantong jenazah dan 50 paket kain kafan. Termasuk kebutuhan makanan serta popok bayi yang sangat dibutuhkan para korban," ucap Kepala Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSUD Cibabat, Deni Muhammad Nur Azis, Kamis, 24 November 2022.
 
Baca: Seorang Warga Kota Bekasi Meninggal Musibah Gempa Cianjur

Kantong jenazah dan kain kafan tersebut telah disalurkan ke daerah-daerah terdampak seperti Gasol, Cugenang, Warung Kondang dan lainnya. Sebelumnya, pihaknya mendapat informasi saat ini di Cianjur terjadi kekurangan kantong jenazah, apalagi masih banyak korban yang belum
ditemukan.
 
"Jadi kami berkoordinasi dengan mereka di sana (Cianjur), dan ternyata mereka sangat membutuhkan kantong jenazah dan kain kafan," ujar Deni.
 
Dia menjelaskan, penyediaan kantong jenazah, paket kain kafan, serta makanan dan popok bayi ini diperoleh dari sumbangan para donatur yang merasa simpati dengan kejadian itu.
 
"Kami harapkan bantuan ini bisa membantu penanganan korban gempa Cianjur, semoga jumlah korban tidak bertambah," tuturnya.
 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news medcom.id
 
(WHS)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif