Warga berjalan di Jembatan Pedestrian Gentala Arasy untuk menyeberangi Sungai Batanghari yang diselimuti kabut asap karhutla, di Jambi, Sabtu (19/10/2019). ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/
Warga berjalan di Jembatan Pedestrian Gentala Arasy untuk menyeberangi Sungai Batanghari yang diselimuti kabut asap karhutla, di Jambi, Sabtu (19/10/2019). ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/

Asap Pekat Masih Menyelimuti Jambi

Nasional kabut asap Kebakaran Lahan dan Hutan
Antara • 24 Oktober 2019 12:32
Jambi: Meski hujan telah mengguyur sejumlah wilayah di Provinsi Jambi, namun kabut asap yang begitu pekat, hingga Kamis, 24 Oktober 2019 masih menyelimuti wilayah tersebut.
 
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Jambi Addi Setiadi, mengatakan saat ini memang sudah mulai ada hujan, namun kapasitasnya masih dalam kategori ringan hingga sedang.
 
"Tapi untuk bagian barat seperti Kabupaten Kerinci, Sungai Penuh, Merangin dan Bungo, itu sudah ada hujan dengan lebih banyak kategori sedang," kata Addi Setiadi saat dikonfirmasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berdasarkan data yang dirilis Pemerintah Kota Jambi, grafik update data real time pergerakan kondisi partikulat dengan indikator PM 2,5, pada Kamis, 24 Oktober 2019, pukul 08.00 WIB, dengan nilai sebesar 550, yang artinya dalam kategori berbahaya.
 
Kualitas udara dengan kategori berbahaya terjadi mulai Rabu, 23 Oktober 2019 malam pukul 22.00 WIB hingga Kamis pagi pukul 08.30 WIB ini. Hal tersebut diakibatkan oleh sebaran hotspot yang berada di Provinsi Sumsel dan Lampung dan arah angin membawa asap tersebut ke arah Jambi dan provinsi sekitar, kata Juru Bicara Kota Jambi Abu Bakar melalui rilis yang disampaikannya.
 
Pemerintah kota menghimbau kepada masyarakat untuk tetap menggunakan masker jika beraktivitas di luar ruang, serta banyak mengonsumsi air bersih, makanan sehat untuk menjaga stamina tubuh agar tetap dalam kondisi prima.
 
Sementara dalam beberapa pekan terakhir hujan sudah mengguyur sejumlah wilayah di Provinsi Jambi. Namun demikian kabut asap masih ada dan belum menghilang.
 
Saat ini kata Addi, di Jambi sudah tidak ada titik api lagi. Berdasarkan pantauan pihaknya melalui satelit terra aqua, tidak terdapat titik panas. Namun kini asap memang masih belum hilang sepenuhnya.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif