Semarang: Ledakan yang memicu kebakaran di di Mako Brimob Kompi I Srondol, Semarang, Jawa Tengah, berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam. Petugas kini tengah melakukan pendinginan. Sebanyak enam mobil pemadam berupaya memadamkan api di lokasi.
"Saat ini sudah padam, tinggal pendinginan dari arah belakang karena ada mortir," ujar Petugas Damkar Yusuf, di lokasi, kepada Metro TV, Sabtu, 15 September 2019.
Yusuf menerangkan para petugas Damkar diminta menjaga jarak aman antara lokasi pendinginan dan pemadaman. Dia mengatakan pemadaman telah mencapai 80 persen.
Pantauan Metro TV, dua kedaraan pemadam kebakaran keluar area Mako Brimob Srondol untuk mengisi ulang air. Yusuf memastikan kendaraan segera kembali masuk area kebakaran setelah tanki terisi penuh.
"Untuk pengisian air di dalam ada, cuma untuk air harus mennunggu jadi agak lama. Di sini kan ambilnya pake hydran lebih cepat," ujarnya.
Yusuf melanjutkan, melalui pandangannya, belum ada korban jiwa yang tampak. Pemadaman dilakukan oleh enam mobil pemadam kebakaran. Di dalam Mako Brimob disebut ada
Asap hitam membubung di komplek Markas Brigade Mobil (Brimob) Srondol, Kota Semarang, Jawa Tengah. Asap muncul tak lama setelah terjadi ledakan yang cukup keras sekitar pukul 07.05 WIB.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo menyatakan ledakan terjadi di gudang penyimpanan sisa bom Perang Dunia II, komplek Mako Brimob Kompi I Srondol, Semarang, Jawa Tengah.
"Ledakan terjadi di gudang penyimpanan sisa mortir, granat, dan bom dari Perang Dunia II yang sudah tidak terpakai. Bukan di gudang senjata Brimob. Jadi antara gudang penyimpanan sisa senjata dan gudang penyimpanan (amunisi), dipisahkan," kata Dedi saat dihubungi, Sabtu, 14 September 2019.
Semarang: Ledakan yang memicu kebakaran di di Mako Brimob Kompi I Srondol, Semarang, Jawa Tengah, berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam. Petugas kini tengah melakukan pendinginan. Sebanyak enam mobil pemadam berupaya memadamkan api di lokasi.
"Saat ini sudah padam, tinggal pendinginan dari arah belakang karena ada mortir," ujar Petugas Damkar Yusuf, di lokasi, kepada Metro TV, Sabtu, 15 September 2019.
Yusuf menerangkan para petugas Damkar diminta menjaga jarak aman antara lokasi pendinginan dan pemadaman. Dia mengatakan pemadaman telah mencapai 80 persen.
Pantauan
Metro TV, dua kedaraan pemadam kebakaran keluar area Mako Brimob Srondol untuk mengisi ulang air. Yusuf memastikan kendaraan segera kembali masuk area kebakaran setelah tanki terisi penuh.
"Untuk pengisian air di dalam ada, cuma untuk air harus mennunggu jadi agak lama. Di sini kan ambilnya pake hydran lebih cepat," ujarnya.
Yusuf melanjutkan, melalui pandangannya, belum ada korban jiwa yang tampak. Pemadaman dilakukan oleh enam mobil pemadam kebakaran. Di dalam Mako Brimob disebut ada
Asap hitam membubung di komplek Markas Brigade Mobil (Brimob) Srondol, Kota Semarang, Jawa Tengah. Asap muncul tak lama setelah terjadi ledakan yang cukup keras sekitar pukul 07.05 WIB.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo menyatakan ledakan terjadi di gudang penyimpanan sisa bom Perang Dunia II, komplek Mako Brimob Kompi I Srondol, Semarang, Jawa Tengah.
"Ledakan terjadi di gudang penyimpanan sisa mortir, granat, dan bom dari Perang Dunia II yang sudah tidak terpakai. Bukan di gudang senjata Brimob. Jadi antara gudang penyimpanan sisa senjata dan gudang penyimpanan (amunisi), dipisahkan," kata Dedi saat dihubungi, Sabtu, 14 September 2019.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(LDS)