Ilustrasi - Medcom.id.
Ilustrasi - Medcom.id.

Kapal Patroli Bea Cukai Diserang di Selat Singapura

Nasional penyerangan bea cukai
Antara, Anwar Sadat Guna • 03 Desember 2019 09:34
Tanjung Balai Karimun: Seorang petugas patroli Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Khusus Kepulauan Riau (Kepri) mengalami luka diduga diserang pelaku penyelundupan minuman beralkohol di sekitar perairan Selat Singapura. Penyerangan terhadap petugas terjadi pada Minggu malam, 1 Desember 2019.
 
"Satu anggota speed BC (Bea Cukai) mengalami luka robek dan patah gigi di bagian mulut dan memerlukan tindakan medis," kata Humas Kanwil DJBC Khusus Refly F Silalahi dikofirmasi di Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun, melansir Antara, Selasa, 3 Desember 2019.
 
Refly mengatakan petugas mulanya menerima informasi upaya penyelundupan minuman beralkohol dengan modus ship to shipmenggunakan High Speed Craft (HSC) di perairan Selat Singapura. Pihaknya menindaklanjuti dengan mengerahkan satuan tugas speedboat untuk berpatroli di sekitar perairan Nongsa, dan Karang Galang, Kepri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Informasi yang diperoleh malam itu, lebih dari empat HSC memasuki perairan Selat Singapura," imbuhnya.
 
Dia melanjutkan sekitar pukul 20.10 WIB, dua HSC diketahui membuntuti speedboat BC. Salah satu HSC memotong haluan, tapi bisa dihindari sehingga tidak terjadi tabrakan.
 
Namun satu HSC lain dari belakang menutup haluan speeboat BC. Mengakibatkan terjadi tabrakan, dan bagian haluan mengalami kerusakaan.
 
Sedangkan HSC yang tadi memotong haluan speedboat BC, kembali bermanuver dan berusaha menabrakkan diri. Tapi bisa diantisipasi.
 
"Petugas juga diadang dengan senjata tajam saat berusaha mendekati HSC untuk melakukan pemeriksaan. Dengan alasan keamaan, petugas patroli meninggalkan lokasi dan melaporkannya kepada pimpinan," tuturnya.
 
Refly mengatakan insiden penyerangan juga terjadi di sekitar perairan Karang Galang bagian timur. Speeboat BC diserang satu HSC enam mesin mercury yang membawa sejumlah massa dan sempat melontarkan ancaman kepada petugas.
 
"Petugas yang terluka dan speeboat BC yang mengalami kerusakan. Maka petugas patroli kembali ke Pangkalan Kanwil BC Khusus Kepri," jelasnya.
 
Dia mengaku belum bisa memastikan adanya korban tewas atau hilang dalam insiden tersebut. Namun, imbuh dia, Satgas Patla BC 30005 dan BC 1001 sedang dilokasi untuk melakukan pencairan.
 
Informasi yang dihimpun insiden tabrakan antara speedboat patroli BC Kepri dengan HSC terjadi sekitar pukul 21.00 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan satu diduga pelaku penyelundup asal Batam tewas dan satu hilang, yakni Acok (tekong HSC) karena jatuh ke laut dan belum ditemukan.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif