Asap dari serangan artileri di perbatasan Israel dan Lebanon, 11 November 2023. (Hassan FNEICH / AFP)
Asap dari serangan artileri di perbatasan Israel dan Lebanon, 11 November 2023. (Hassan FNEICH / AFP)

Lebanon Selatan Terus Menjadi Sasaran Tembak Artileri Israel

Medcom • 13 November 2023 14:56
Beirut: Kota-kota di perbatasan Lebanon selatan pada hari Minggu kemarin terus menjadi sasaran penembakan artileri Israel secara masif. Gempuran ini berlangsung di tengah meningkatnya jumlah pesawat nirawak (drone) pengintai yang memasuki wilayah tersebut.
 
National News Agency (NNA) dari Lebanon melaporkan bahwa pinggiran kota Shiheen dan Umm Al-Tout di selatan menjadi target empuk tembakan militer Israel di seberang perbatasan wilayah pendudukan Palestina.
 
NNA menambahkan, drone pengintai Israel telah mengawasi langit Lebanon selatan sejak Minggu dini hari. Wilayah tersebut hingga larut malam telah menjadi target pesawat tempur dan drone Israel yang disertai tembakan artileri di sepanjang pinggiran kota Naqoura hingga Ayta Al-Shaab.

"Sabtu adalah hari paling intens sejak pecahnya perang, yang tidak dibatasi aturan apa pun, karena musuh 'Israel' menargetkan sasaran sipil yang berjarak lebih dari 40 kilometer dari perbatasan," beber NNA dan dikutip Anadolu Agency, Senin, 13 November 2023.
 
Sambil menunjuk pada garis demarkasi biru (Blue Line) yang ditetapkan PBB antara Lebanon dan Israel, NNA melaporkan bahwa, "Israel menargetkan kendaraan dan mobil yang bergerak di jalan pembatas tersebut.
 
Serangan Israel juga menghiasi langit bagian barat dan tengah perbatasan Lebanon sepanjang malam. Bom pembakar juga diluncurkan ke hutan yang berdekatan dengan Blue Line.
 
Hari Minggu kemarin, kelompok Hizbullah asal Lebanon mengatakan bahwa salah satu pejuangnya gugur dalam pertempuran dengan militer Israel. Dengan begitu, korban tewas di kalangan Hizbullah sejak meletusnya perang Israel-Hamas bertambah menjadi 72.
 
Sebelumnya pada hari Sabtu, pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah mengungkapkan dalam pidatonya di televisi bahwa operasi militer kelompoknya melawan Israel akan terus berlanjut meski semua langkah pencegahan telah dilakukan Tel Aviv.
 
Di hari yang sama, Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant memperingatkan penduduk Beirut dengan mengatakan, "Mereka akan menghadapi nasib seperti penduduk Gaza jika perang dengan Hizbullah pecah." (Abdurrahman Addakhil)
 
Baca juga:  Terjebak Cukup Lama di Gaza, Puluhan Warga Brasil Menyeberang ke Mesir
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id
(WIL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan