Juan Carlos mengejutkan publik Spanyol saat mengumumkan hendak pergi meninggalkan negaranya di tengah dugaan kasus korupsi di awal Agustus.
"Beliau pergi ke UEA pada 3 Agustus dan tinggal di sana sejak saat itu," kata seorang juru bicara istana tanpa memberikan detail lebih lanjut, dikutip dari BBC, Selasa 18 Agustus 2020.
Keuangan Juan Carlos diawasi ketat di tengah penyelidikan dugaan kasus korupsi. Ia membantah melakukan kesalahan apapun terkait kasus itu, namun mengaku siap diwawancara tim jaksa jika memang dibutuhkan.
Sebelumnya pada bulan ini, Juan Carlos mengumumkan kepergiannya dari Spanyol dalam sebuah surat yang ditujukan kepada anaknya, Felipe. Ia telah menyerahkan takhta kepada Felipe enam tahun lalu.
Awalnya Juan Carlos dilaporkan pergi ke Republik Dominika. Namun media Spanyol kemudian melaporkan bahwa Juan Carlos telah mendarat di Abu Dhabi, ibu kota dari UEA.
Sejak turun takhta pada 2014, Juan Carlos dikabarkan sering bepergian ke UEA. Ia diketahui dekat dengan beberapa tokoh kunci, termasuk pemimpin de facto Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Zayed al Nahyan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News