Anak-anak bermain di tengah reruntuhan bangunan di Hodeidah, Yaman, 17 Oktober 2022. (Khaled Ziad / AFP)
Anak-anak bermain di tengah reruntuhan bangunan di Hodeidah, Yaman, 17 Oktober 2022. (Khaled Ziad / AFP)

PBB: Setengah Juta Anak-Anak di Yaman Terancam Kelaparan

Willy Haryono • 19 Oktober 2022 20:03
Sanaa: Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengestimasi bahwa 500.000 anak-anak di Yaman terancam kelaparan seiring meningkatnya intensitas pertempuran di negara tersebut, yang kembali memanas usai dua kubu bertikai tidak memperpanjang gencatan senjata.
 
Ancaman kelaparan di Yaman tidak hanya dipicu pertempuran, tapi juga melonjaknya harga pangan yang merupakan salah satu imbas dari perang Rusia-Ukraina.
 
Di kota Hodeidah, puluhan anak dibawa ke klinik pada setiap bulannya. Sebagian dari mereka memperlihatkan tanda-tanda kelaparan, kesulitan bernapas, dan tubuhnya dipenuhi luka.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kelaparan telah lama mengancam kehidupan ratusan ribu anak-anak di Yaman. Sekarang, kondisinya semakin parah karena intensitas perang antara pemberontak Houthi yang didukung Iran dan koalisi pimpinan Arab Saudi cenderung meningkat.
 
Dikutip dari The Irish News, Rabu, 19 Oktober 2022, masyarakat Yaman dan juga sejumlah kelompok bantuan internasional, khawatir situasinya akan menjadi lebih buruk.
 
Joyce Msuya, asisten sekretaris jenderal PBB untuk urusan kemanusiaan, mengatakan bahwa Rumah Sakit al-Thawra di kota Hodeidah menerima 2.500 pasien pada setiap harinya, termasuk anak-anak yang mengalami "super-malnutrisi." Dia mengunjungi fasilitas itu bulan ini.
 
Sekitar 2,2 juta anak Yaman di bawah usia lima tahun menderita kelaparan, dan lebih dari setengah jutanya mengalami kekurangan gizi parah. Sekitar 1,3 juta wanita hamil atau menyusui mengalami kekurangan gizi parah tahun ini, kata PBB.
 
"Ini adalah salah satu kunjungan paling menyedihkan yang pernah saya lakukan dalam kehidupan profesional saya," kata Msuya dalam sebuah video yang dirilis PBB.
 
"Ada kebutuhan yang sangat besar. Setengah dari rumah sakit Yaman tidak berfungsi, atau benar-benar hancur akibat perang. Kami membutuhkan lebih banyak dukungan untuk menyelamatkan nyawa di Yaman, anak-anak, wanita dan pria," lanjutnya.
 
Perang di Ukraina memperburuk situasi kemanusiaan di Yaman.
 
Sektor pangan Yaman sangat bergantung pada gandum. Ukraina memasok Yaman dengan 40 persen dari total ekspor biji-bijiannya, yang mulai tersendat sejak Rusia melancarkan invasi pada Februari lalu.
 
Baca:  PBB: 6 Juta Warga Afghanistan Semakin Terancam Kelaparan
 
(WIL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif