Salah satu fasilitas program energi nuklir milik Iran. (AFP)
Salah satu fasilitas program energi nuklir milik Iran. (AFP)

Tertunda Sejak Juni, Dialog Nuklir Iran Dilanjutkan Kamis Depan

Willy Haryono • 17 Oktober 2021 19:36
Teheran: Iran akan melanjutkan dialog nuklir dengan kekuatan dunia pada Kamis mendatang, 21 Oktober 2021. Negosiasi program nuklir Iran yang melibatkan sanksi ekonomi itu sempat terhenti pada Juni lalu.
 
Kabar kelanjutan dialog kesepakatan nuklir Iran bernama Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) ini disampaikan oleh seorang anggota parlemen Iran, usai dirinya bertemu Menteri Luar Negeri Hossein Amir-Abdollahian.
 
"Menlu mengatakan dialog dengan Grup 4+1 akan dimulai kembali pada Kamis mendatang di Brussels," tutur Ahmad Alirezabeigui kepada kantor berita Fars News Agency, Minggu, 17 Oktober 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Awal September lalu, Ebrahim Raisi yang baru menjadi Presiden Iran menegaskan bahwa Teheran siap memulai kembali dialog JCPOA. Namun ia menegaskan syarat dimulainya dialog adalah tidak adanya "tekanan" dari dunia Barat.
 
"Dunia Barat dan Amerika biasanya ingin berdialog dengan dibarengi tekanan. Dialog apa yang berlangsung seperti itu?" tanya Ebrahim Raisi.
 
Baca:  Ebrahim Raisi Tegaskan Iran Siap Diskusikan Kembali Perjanjian Nuklir 2015
 
Juni lalu, di bulan tertundanya dialog nuklir Iran, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mendesak Amerika Serikat untuk mencabut atau meringankan semua sanksi ekonomi yang telah dijatuhkan kepada Teheran sesuai dengan JCPOA yang disepakati pada 2015
 
Guterres juga meminta pemerintahan AS di bawah Presiden Joe Biden untuk "memperpanjang pelonggaran (sanksi) terkait perdagangan minyak dengan Republik Iran."
 
Iran telah meningkatkan kemurnian uranium hingga 60 persen, jauh dari batas 3,67 persen yang diatur dalam JCPOA. Meski tingkat uraniumnya sudah begitu tinggi, sejauh ini Iran hanya menggunakannya untuk keperluan energi masyarakat.
 
"Hingga sekarang saya masih meyakini bahwa pemulihan penuh (JCPOA) merupakan cara terbaik untuk memastikan program nuklir Iran tetap berlangsung damai," ungkap Guterres.

 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif