Sekelompok personel keamanan Nigeria bersiaga di lokasi serangan Boko Haram di dekat Maiduguri pada 12 Februari 2021. (Audu MARTE / AFP)
Sekelompok personel keamanan Nigeria bersiaga di lokasi serangan Boko Haram di dekat Maiduguri pada 12 Februari 2021. (Audu MARTE / AFP)

Boko Haram Klaim Jatuhkan Pesawat Militer Nigeria

Willy Haryono • 03 April 2021 09:50
Abuja: Kelompok teroris Boko Haram di Nigeria mengklaim telah menjatuhkan sebuah pesawat jet milik Angkatan Udara Nigeria (NAF) dengan dua pilot di dalamnya. Juru bicara AU Nigeria Edward Gabkwet engaku belum mengetahui keberadaan dua pilot tersebut.
 
Sebuah pesawat jet yang dikerahkan dalam misi melawan Boko Haram di negara bagian Borno hilang kontak pada Rabu kemarin. Boko Haram kemudian merilis sebuah video jet dalam kondisi hancur dan salah satu jasad yang diklaim sebagai pilot militer Nigeria.
 
Dalam video berdurasi lebih dari tujuh menit itu terlihat sejumlah militan Boko Haram beraktivitas di sebuah ruas jalan berdebu dengan menggunakan truk dan sepeda motor.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dilansir dari laman Anadolu Agency pada Sabtu, 3 April 2021, video yang dirilis Boko Haram memperlihatkan sebuah pesawat jet meledak dan jatuh menghantam tanah.
 
Boko Haram mengklaim telah menembak jatuh pesawat tersebut, namun beberapa pakar meragukan klaim tersebut karena jarak yang cukup jauh antara jet dan posisi para militan.
 
Pertengahan Maret lalu, setidaknya 19 orang tewas dalam serangan kelompok teror Boko Haram di negara bagian Borno. Korban tewas dalam serangan terhadap konvoi militer di Gudumbali itu terdiri dari 15 prajurit dan empat anggota Gugus Tugas Gabungan.
 
Penasihat keamanan nasional Nigeria Babagana Monguno mengumumkan bahwa negaranya tidak akan bernegosiasi dengan Boko Haram. Ia juga menegaskan bahwa Nigeria tidak menganggap negosiasi sebagai cara efektif dalam mengatasi memburuknya kondisi keamanan dalam negeri.
 
Boko Haram memulai pemberontakannya pada 2009 di Nigeria. Aksi mereka kemudian merembet hingga ke beberapa negara tetangga, termasuk Niger, Chad, dan Kamerun. Alhasil, Nigeria dan beberapa negara pun membentuk pasukan gabungan.
 
Lebih dari 30 ribu orang tewas dan hampir 3 juta lainnya kehilangan tempat tinggal akibat sepak terjang Boko Haram dalam 10 tahun terakhir di Nigeria.
 
Baca:  Kabar Gembira, Semua 279 Siswa Nigeria yang Diculik Dibebaskan
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif