Riyadh: Pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi pada Rabu 28 Oktober mengatakan pihaknya menghancurkan enam drone bermuatan bom. Drone itu diluncurkan oleh milisi Houthi yang menuju Arab Saudi serta tiga rudal balistik yang menargetkan kota-kota selatan Jazan, Najran dan Khamis Mushait.
Serangan Rabu adalah yang terbaru dari serangkaian percobaan serangan oleh Houthi yang menargetkan Kerajaan Arab Saudi dalam beberapa pekan terakhir.
Koalisi mengatakan, akan mengambil tindakan yang diperlukan untuk melindungi warga sipil dan objek sipil.
"Milisi Houthi teroris, dan mereka yang berdiri di belakangnya. Melanjutkan kejahatan mereka melalui upaya untuk menargetkan warga sipil dan objek sipil,” ujar Juru Bicara Pasukan Koalisi Kolonel Turki Al-Maliki, seperti dikutip Arab News, Kamis 29 Oktober 2020.
“Upaya teroris tersebut merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap Hukum Humaniter Internasional kebiasaan dan kontradiksi mencolok nilai-nilai kemanusiaan," imbuh pernyataan itu.
Pihak koalisi juga menambahkan bahwa, upaya bermusuhan ini mencerminkan perilaku teroris milisi dengan mengadopsi operasi teroris yang dilakukan dengan meluncurkan UAV (drone) sarat bom yang menargetkan warga sipil.
Bagi koalisi apa yang dilakukan oleh Houthi seperti dalam keadaan putus asa karena kerugian besar yang diderita pada peralatan dan elemen teroris. Ini khususnya di Marib dan Kegubernuran Al Jawf.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan