Kapal yang membawa kargo gandum dari Ukraina. Foto: AFP
Kapal yang membawa kargo gandum dari Ukraina. Foto: AFP

Kapal Gandum dari Ukraina Akhirnya Berlabuh di Turki, Siap Diborong Pembeli

Medcom • 11 Agustus 2022 19:12
Istanbul: Berdasarkan laporan situs lalu lintas laut menunjukkan bahwa kapal gandum pertama yang meninggalkan Ukraina di bawah kesepakatan PBB pekan lalu, berhasil berlabuh di Turki pada Rabu, 10 Agustus 2022. Kabar ini disusul dengan laporan bahwa akhirnya menemukan pembeli untuk jagungnya.
 
Kapal berbendera Sierra-Leone, Razoni, meninggalkan pelabuhan Odessa, Ukraina pada 1 Agustus 2022 dengan membawa 26.000 ton jagung dan diperkirakan akan berlabuh di Pelabuhan Tripoli, Lebanon, akhir pekan lalu.
 
“Namun, pejabat ukraina mengatakan bahwa keterlambatan lima bulan pengiriman yang disebabkan oleh invasi Rusia. Mendorong pembeli asal Lebanon untuk membatalkan kesepakatan begitu kapal tersebut sudah berlabuh di laut,” dilansir dari Channel News Asia, Kamis, 11 Agustus 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Situs lalu lintas laut menunjukan bahwa kapal Razoni sampai di Pelabuhan Laut Mediterania Turki, Mersin setelah menghabiskan waktu beberapa hari berlabuh di lepas pantai.
 
Merujuk pada agen pengiriman, situs berita The Middle East Eye mengatakan bahwa pembeli Turki telah ditemukan untuk pembelian jagung.
 
“Kargo tersebut terjual jagung-jagung itu akan (diturunkan) di Pelabuhan Mersin,” ujar Ahmed al-Fares dari Agen Maritim Ashram kepada surat kabar tersebut.
 
Perjanjian yang ditandatangani di Istanbul bulan lalu oleh pihak yang bertikai bersama dengan PBB dan Turki telah mengangkat blokade Rusia terhadap Pelabuhan Ukraina 
 
Sebuah perjanjian yang ditandatangani oleh pihak-pihak yang bertikai dengan pejabat PBB dan Turki di Istanbul bulan lalu mencabut blokade Rusia terhadap pelabuhan Ukraina dan menetapkan koridor aman melalui ranjau yang diletakkan oleh Kyiv untuk menangkal serangan amfibi oleh Moskow.
 
Perjanjian yang ditandatangani pada bulan lalu di Istanbul oleh pihak-pihak yang bertikai bersama dengan pejabat PBB dan Turki, telah mencabut blokade Rusia terhadap pelabuhan Ukraina dan menetapkan jalur yang aman (untuk kapal) dari ranjau – yang diletakkan oleh Kyiv untuk menangkal serangan oleh Moskow.
 
Pada Rabu 10 Agustus 2022, para pejabat utama PBB yang mengawasi perjanjian tersebut mengatakan bahwa 12 kapal pertama yang berlayar meninggalkan pelabuhan Ukraina – di bawah perjanjian, kebanyakan membawa jagung daripada gandum karena itu adalah hasil panen yang di simpan di silo saat invasi Rusia.
 
“Kita sebenarnya tengah beralih ke gandum,” ujar Frederick Kenney kepada wartawan.
 
“Kami telah mengosongkan kapal pertama yang berlabuh ke Ukraina melalui Selat Bosphorus untuk menjemput gandum-gandum tersebut,” katanya.
 
“Pengiriman tersebut seharusnya akan terjadi pada minggu depan,” pungkas Kenney. (Gracia Anggellica)
 
(FJR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif