Krisis Lebanon. Foto: AFP.
Krisis Lebanon. Foto: AFP.

Ledakan Beirut Picu Pengunduran Diri Massal Pemerintah Lebanon

Internasional Ledakan Lebanon
Marcheilla Ariesta • 10 Agustus 2020 18:37
Beirut: Pemerintah Lebanon tengah melakukan pengunduran diri massal pada Senin, 10 Agustus 2020. Pengunduran diri dilakukan para pejabat tinggi usai ledakan mengerikan yang meluluhlantakkan ibu kota, Beirut.
 
Korban tewas akibat ledakan tumpukan besar amonium nitrat di Pelabuhan Beirut mencapai lebih dari 200 jiwa, sementara itu korban luka-luka mencapai 6.000 orang.
 
Ratusan ribu orang lainnya kehilangan tempat tinggal. Padahal, Lebanon juga tengah menghadapi krisis ekonomi, dan wabah virus korona (covid-19).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tragedi dan kekacauan yang terjadi menyulut kemarahan warga. Selain marah atas kasus korupsi yang dilakukan orang-orang tak bertanggung jawab, penduduk Lebanon juga kesal dengan ketidakmampuan dan kelalaian pihak berwenang.
 
Beberapa menteri menyatakan kemungkinan mereka mundur pada akhir pekan, setelah Menteri Penerangan Manal Abdel Samad mengumumkan akan melepas jabatannya.
 
"Saya minta maaf kepada rakyat Lebanon karena gagal memenuhi aspirasi mereka. Perubahan tetap sulit dipahami, karena kenyataan tidak sesuai dengan aspirasi," tuturnya.
 
"Setelah kengerian bencana Beirut, saya mengajukan pengunduran diri saya dari pemerintah," imbuh Samad.
 
Menteri Lingkungan Damianos Kattar mengatakan kepada Perdana Menteri Hassan Diab bahwa teman-teman anaknya meninggal akibat ledakan Beirut. "Saya tidak dapat terus melakukan tanggung jawab ini dalam kementerian," tambah Kattar dilansir dari Arab News, Senin, 10 Agustus 2020.
 
PM Diab mendesak para menterinya yang berniat menyerahkan pengunduran diri untuk menundanya. Dia mengatakan Kabinet akan bertemu hari ini untuk membahas pengunduran diri massal daripada keluar secara individu.
 
Ketua Parlemen Nabih Berru mengumumkan sidang terbuka Parlemen akan berlangsung pada Kamis mendatang untuk membahas dengan pemerintah kemalangan yang telah menimpa ibu kota dan rakyat.
 
(FJR)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif