Polisi dan prajurit Nigeria bersiaga di sebuah universitas tempat terjadinya serangan bandit di Mando, Kaduna, Nigeria pada 12 Maret 2021. (Bosan Yakusak / AFP)
Polisi dan prajurit Nigeria bersiaga di sebuah universitas tempat terjadinya serangan bandit di Mando, Kaduna, Nigeria pada 12 Maret 2021. (Bosan Yakusak / AFP)

30 Mahasiswa Hilang usai Serangan Bandit di Kampus Nigeria

Willy Haryono • 13 Maret 2021 11:38
Kaduna: Setidaknya 30 mahasiswa dinyatakan hilang usai pasukan Nigeria menyelamatkan 180 orang dari lokasi serangan bandit bersenjata di sebuah universitas di Kaduna, Nigeria. Menurut keterangan komisaris keamanan internal Samuel Aruwan, serangan terjadi pada Kamis kemarin di universitas Federal College of Forestry Mechanization di wilayah Mando.
 
"Bandit bersenjata masuk ke area institusi dengan membobol pagar pembatas. Mereka kemudian berjalan sejauh 600 meteri dan menyerang kampus," kata Aruwan, dikutip dari laman Xinhua pada Sabtu, 13 Maret 2021.
 
Ia mengatakan pasukan Nigeria segera bertolak ke lokasi usai menerima panggilan darurat. Baku tembak pun tak terhindarkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pasukan Nigeria berhasil menyelamatkan 180 warga; 42 mahasiswi, delapan staf, dan 130 mahasiswa. Namun sekitar 30 mahasiswa, baik laki-laki dan perempuan, masih dinyatakan hilang," tutur Aruwan.
 
Menurutnya, saat ini pasukan keamanan gabungan Nigeria yang meliputi elemen kepolisian dan militer sedang berusaha untuk menyelamatkan mereka semua.
 
"Beberapa mahasiswa yang diselamatkan mengalami luka, dan saat ini mereka sedang menjalani perawatan di sebuah fasilitas militer," ungkapnya.
 
Awal Maret lalu, pasukan Nigeria berhasil membebaskan 279 gadis yang diculik sekelompok bandit dari sekolah asrama mereka.
 
Baca:  Kabar Gembira, Semua 279 Siswa Nigeria yang Diculik Dibebaskan
 
Nigeria telah diguncang empat penculikan massal siswa dalam waktu kurang dari tiga bulan. Rentetan penculikan ini memicu kemarahan warga terhadap pemerintah yang dinilai tidak becus dalam mengamankan institusi pendidikan.
 
Pada 2014, penculikan ratusan siswi di Chibok, Nigeria, sempat menjadi sorotan global. Pelaku penculikan ratusan siswi tersebut adalah kelompok militan Boko Haram.

 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif