Bang Onim bersama salah satu anak yatim di Jalur Gaza, Palestina. (NPC / Bang Onim)
Bang Onim bersama salah satu anak yatim di Jalur Gaza, Palestina. (NPC / Bang Onim)

Aktivis Indonesia Serahkan Bantuan Bagi 1.011 Anak Yatim di Jalur Gaza

Willy Haryono • 25 Januari 2023 06:30
Jalur Gaza: Banyak anak yatim hidup di Jalur Gaza. Um Ahmad, salah satu warga Gaza, mengatakan bahwa sejak satu tahun terakhir, anak-anaknya hanya bisa makan roti dan teh manis sejak ayah mereka meninggal dunia.
 
Berbagai kisah miris anak yatim di Jalur Gaza, didengar langsung oleh Bang Onim, seorang relawan Indonesia. Ia berada di Gaza dalam rangka pendampingan langsung proses penyerahan bantuan kemanusiaan amanah rakyat Indonesia melalui lembaga Nusantara Palestina Center (NPC).
 
Bantuan ini disampaikan NPC kepada 1,011 orang anak-anak Yatim di Jalur Gaza, baik program OTA dan juga bantuan santunan tunai, bantuan ini benar-benar menjadi angin segar bagi anak-anak Yatim di Palestina yang mana menjadi tumpuan dan harapan bagi mereka untuk memenuhi kebutuhan hidup, baik biaya sekolah, biaya makan dan biaya lainnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Santunan yang saya terima dari rakyat Indonesia melalui orang baik Indonesia menyelamatkan nasib anak-anak saya," ucap Um Ahmad, dalam keterangan tertulis NPC yang diterima Medcom.id, Rabu, 25 Januari 2023.
 
Seorang anak yatim berusia 12 tahun juga turut menerima bantuan dari NPC. Uang tunai tersebut kemudian ia gunakan untuk biaya berobat. Satu anak yatim lainnya juga memanfaatkan bantuan NPC untuk berobat.
 
"Di awal 2023, jumlah anak yatim di Jalur Gaza berkisar 27,000. Sedangkan kami, rakyat Indonesia, baru dapat membantu memberikan bantuan tunai kepada 1,011 orang anak yatim, dan masih lebih dari 26.000 yang menanti dukungan dan bantuan kita," ungkap Bang Onim.
 
Penyerahan santunan tunai bagi ribuan anak yatim di Jalur Gaza oleh NPC berlangsung selama lima hari, dan di seluruh wilayah Gaza, yang meliputi Kota Khan Yunis, Rafah, Deir Balah, Gaza City, Camp Jabalia, Kota Jabalia, Bait Lahiya, dan Bait Hanun.
 
Masyarakat Indonesia melalui NPC menghadirkan program OTA, yang secara rutin memberikan bantuan tunai kepada anak yatim sebagai bentuk dukungan konkret rakyat Indonesia bagi Palestina.
 
"Saya mengajak seluruh elemen bangsa Indonesia untuk ambil andil berpartisipasi dalam memberikan dukungan kemanusiaan dengan memberikan bantuan yang dibutuhkan oleh keluarga dhuafa dan anak Yatim," sebut Bang Onim, pria kelahiran Galela Halmahera Utara yang kini menetap di Palestina.
 
Baca juga:  Bertemu Aktivis RI di Gaza, Ini Pesan Menkes Palestina untuk Indonesia
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id
 
(WIL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif