Jet tempur Israel/AFP
Jet tempur Israel/AFP

Israel Serang Hamas di Gaza, Warga Sipil Ikut Terluka

M Sholahadhin Azhar • 30 Desember 2021 03:10
Gaza: Militer Israel menyerang Hamas di Jalur Gaza pada Rabu, 29 Desember 2021. Serangan tersebut untuk membalas tembakan misil Hamas pada Selasa, 28 Desember 2021.
 
“Seorang warga sipil Israel yang bekerja di pagar keamanan dekat Jalur Gaza sebelah utara menderita luka ringan pada siang hari. Namun tampaknya dia terluka karena tembakan penembak jitu Palestina," kata Unit Juru Bicara IDF, dikutip dari media Palestina, Kamis, 30 Desember 2021.
 
Media Palestina melaporkan militer Israel meluncurkan tembakan artileri ke sejumlah situs Hamas di Jalur Gaza. Insiden itu terjadi di tengah serangkaian serangan teroris tunggal di Yudea, Samaria, dan Yerusalem. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, ada beberapa insiden keamanan yang melibatkan tahanan Palestina yang dipenjara di Israel. Kemudian, ancaman eskalasi kelompok teroris yang berbasis di Gaza.
 
Kementerian Pertahanan mengatakan bahwa korban adalah seorang karyawan perusahaan sipil yang dikontrak oleh kementerian, yang melakukan pekerjaan pemeliharaan rutin di pagar keamanan. Dia menderita luka ringan di kakinya dan dirawat di tempat sebelum dievakuasi ke Pusat Medis Brasil di Ashkelon.
 
Baca: Warganya Terkena Tembakan, Israel Gempur Jalur Gaza
 
Hamas, kelompok teroris yang mengendalikan Jalur Gaza, dan Jihad Islam Palestina frustrasi dengan kebuntuan dalam pembicaraan gencatan senjata dengan Israel. Kelompok tersebut meningkatkan ancaman eskalasi mereka selama beberapa hari terakhir.
 
Kelompok teroris di daerah kantong pantai itu menggelar latihan militer besar-besaran pada hari Senin, mempraktikkan serangan terhadap pasukan keamanan Israel. Ini termasuk Hamas, PIJ, Front Populer untuk Pembebasan Palestina, dan Komite Perlawanan Populer–koalisi sejumlah kelompok teroris kecil Palestina di Gaza.
 
Media Palestina melaporkan bahwa manuver “berusaha untuk menyampaikan pesan politik dan militer ke Israel dan mediator lainnya” bahwa Hamas dan kelompok lain di Gaza semakin tidak sabar dengan upaya lamban untuk menengahi gencatan senjata jangka panjang antara negara Yahudi dan Islamis. 

 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif