Semenanjung Sinai di Mesir. (Foto: AFP)
Semenanjung Sinai di Mesir. (Foto: AFP)

Mesir Bunuh Lebih dari 70 Militan di Sinai

Internasional konflik mesir isis mesir
Willy Haryono • 31 Agustus 2020 09:50
Kairo: Otoritas Mesir mengumumkan bahwa lebih dari 70 militan telah dibunuh dalam operasi militer di Sinai Utara. Sinai merupakan wilayah rawan yang dijadikan tempat persembunyian sejumlah grup terafiliasi Islamic State (ISIS).
 
"Operasi ditujukan kepada teroris dalam negeri dan juga elemen takfiri. Sebanyak 73 takfiri tewas dalam operasi di Sinai Utara dalam periode antara 22 Juli dan 30 Agustus," ujar pernyataan militer Mesir, seperti dikutip AFP, Senin 31 Agustus 2020.
 
'Takfiri' merupakan istilah yang biasa digunakan Pemerintah Mesir dalam menyebut militan atau ekstremis. Operasi terbaru di Sinai juga telah menewaskan tiga perwira dan empat prajurit Mesir.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mesir memerangi pemberontakan dan ekstremisme di Semenanjung Sinai dalam beberapa tahun terakhir. Terkadang aksi ekstremisme di Sinai menyebar ke beberapa wilayah lain di Mesir, termasuk Kairo.
 
Sebagian besar serangan ekstremis di Mesir baru-baru ini diklaim oleh Sinai Province, salah satu grup afiliasi lokal ISIS.
 
Pemerintah Mesir mengumumkan status darurat pada April 2018, usai bom bunuh diri di dua gereja Tanta dan Alexandria menewaskan sedikitnya 45 orang. Dua serangan tersebut diklaim ISIS.
 
Pada Februari 2018, Mesir meluncurkan operasi bertajuk "Sinai 2018" dalam upaya memberantas militan dan ekstremis di wilayah tersebut.
 
Menurut data Kairo, lebih dari 930 militan dan ekstremis serta puluhan prajurit Mesir tewas dalam operasi di seantero Semenanjung Sinai.
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif