Warga Kongo protes dengan membakar sepeda motor. Foto: AFP.
Warga Kongo protes dengan membakar sepeda motor. Foto: AFP.

Serangan di Kongo, 19 Warga Sipil Tewas

Internasional konflik kongo
Marcheilla Ariesta • 10 Agustus 2020 21:55
Ituri: Sebanyak 19 warga sipil tewas dalam serangan di tiga desa di Kongo. Selain itu, dua orang lainnya dilaporkan terluka dalam penyerangan yang dilakukan milisi di provinsi Ituri, Kongo timur.
 
Kepala daerah setempat, Innocent Madukadala mengatakan serangan itu terjadi pada Minggu, 9 Agustus 2020 di daerah Banyali Kilo.
 
"Mereka menewaskan 19 orang," tuturnya kepada AFP, Senin, 10 Agustus 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Beberapa orang tewas oleh parang, dan lainnya ditembak mati," imbuh dia.
 
Dia menyalahkan Cooperative for the Development of Congo (CODECO), yang merupakan kelompok bersenjata. Mereka disalahkan atas serangan terhadap etnis tertentu.
 
Wilayah Kongo timur salah satu yang paling berbahaya. Tak hanya CODECO, berbagai kelompok militan, seperti Kekuatan Demokratik Bersatu (ADF) dari Uganda juga sering melakukan aksi kekerasan.
 
Militer Kongo berulang kali mengklaim membuat kemajuan besar melawan kelompok itu dengan membunuh beberapa komandan tertinggi mereka, namun tetap bisa dilawan oleh para militan.
 
ADF yang hadir di Kongo sejak 1990-an ini bertahan dari serangan gencar bertubi yang sering dilakukan tentara Kongo dan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Mereka juga kerap melakukan pembalasan terhadap warga sipil.
 
(FJR)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif