Dubes Hery Saripudin serahkan surat kepercayaan ke Presiden Somalia Mohamed Abdullahi Mohamed. Foto: KBRI Nairobi.
Dubes Hery Saripudin serahkan surat kepercayaan ke Presiden Somalia Mohamed Abdullahi Mohamed. Foto: KBRI Nairobi.

Dubes Hery Tegaskan Hubungan RI-Somalia Harus Ditingkatkan

Internasional somalia Indonesia-Somalia
Marcheilla Ariesta • 23 September 2021 07:26
Mogadishu: Duta Besar RI untuk Kenya, merangkap Uganda, RD Kongo, dan Somalia, Hery Saripudin menyerahkan surat kepercayaan dari Presiden Joko Widodo kepada Presiden Somalia, Mohamed Abdullahi Mohamed. Penyerahan dilakukan pada Selasa, 21 September 2021.
 
Ia membawa dua misi utama dalam kemajuan hubungan Indonesia dan Somalia, yakni meningkatkan kerja sama ekonomi dan sosial budaya.
 
"Indonesia dan Somalia perlu meningkatkan bilateral," kata Hery, dikutip dari pernyataan KBRI Nairobi yang diterima Medcom.id, Kamis, 23 September 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain menyerahkan surat kepercayaan, Dubes Hery juga melakukan serangkaian pertemuan dengan beberapa menteri, pejabat tinggi, pengusaha, dan alumni Indonesia di Somalia.
 
Indonesia-Somalia telah menjalin hubungan diplomatik sejak 1960. "Hubungan historis ini merupakan modal dasar yang perlu dikapitalisasi untuk kemajuan kedua negara," kata Dubes Hery.
 
Hubungan perdagangan Indonesia-Somalia terus menguat dari tahun ke tahun. Bahkan di tengah menurunnya perdagangan global akibat imbas pandemi covid-19, angka perdagangan Indonesia-Somalia justru mengalami peningkatan sebesar 14 persen dalam kurun waktu 2019-2020.
 
Baca juga: Dubes RI Hery Serahkan Surat Kepercayaan ke Presiden Uganda
 
"Somalia merupakan mitra dagang yang penting bagi Indonesia di kawasan Afrika Timur," serunya, saat bertemu dengan Menteri Perdagangan dan Industri Somalia, Khaliif Abdi Omar.
 
Selain itu, hubungan dagang Indonesia-Somalia selalu pada kondisi neraca yang hampir seluruhnya surplus bagi Indonesia. Sejumlah komoditi ekspor unggulan Indonesia adalah tekstil, produk turunan kelapa sawit, dan produk turunan kertas.
 
Di Somalia, sarung tenun goyor khas Indonesia merupakan produk yang sangat dikenal dan diminati oleh penduduk setempat. Adapun data statistik ekspor Indonesia yang ada tidak merefleksikan ekspor produk ke Somalia melalui negara ketiga, sehingga tidak mencerminkan nilai keseluruhan ekspor Indonesia ke Somalia.
 
Untuk meningkatkan hubungan baik yang telah terjalin tersebut, Indonesia saat ini berupaya menginisiasi pembahasan Preferential Tariff Agreement (PTA) dengan Pemerintah Somalia untuk menurunkan hambatan perdagangan atas komoditas-komoditas unggulan kedua negara.
 
Somalia sendiri dikenal sebagai penghasil dan pengekspor hewan ternak berupa sapi, kambing, dan unta, serta merupakan salah satu penyedia daging ternak terbesar ke Arab Saudi pada musim Haji. Selain itu, negara tersebut juga merupakan salah satu pengekspor wijen ke Eropa.
 
"Kami ingin menjadikan perdagangan RI-Somalia sebagai hubugan yang win-win," seru mantan Konsul Jenderal Jeddah tersebut.
 
Hubungan perdagangan yang berjalan baik ini tidak lepas dari peran para warga Somalia alumni perguruan tinggi Indonesia. Saat ini tercatat terdapat lebih dari 20 orang alumni yang tersebar di berbagai wilayah di Somalia.
 
Berawal dari kebiasaan menggunakan produk-produk Indonesia saat kuliah, sebagian dari para alumni tersebut menjadi importir berbagai kebutuhan dari Indonesia. 
 
(AHL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif