Pemandangan salah satu sudut kota Riyadh. Arab Saudi. (Foto: AFP)
Pemandangan salah satu sudut kota Riyadh. Arab Saudi. (Foto: AFP)

Ledakan Terdengar di Riyadh, Diduga dari Serangan Misil

Internasional konflik yaman arab saudi pemberontak houthi
Willy Haryono • 23 Juni 2020 11:19
Riyadh: Suara ledakan terdengar di Riyadh, Arab Saudi, pada Selasa 23 Juni 2020 pagi waktu setempat. Kedutaan Besar Amerika Serikat di Saudi mengonfirmasi laporan media setempat mengenai "kemungkinan adanya serangan misil atau drone" yang menghantam sebuah bangunan di Riyadh.
 
"Jika mendengar ledakan, segera berlindung. Jika berada di dalam bangunan, pergi ke area terendah dan jauhi jendela serta dinding," ujar pernyataan misi diplomatik AS di Saudi, dilansir dari laman The Jerusalem Post.
 
"Segera mencari perlindungan jika Anda sedang berada di luar ruangan," sambungnya. Sejumlah laporan menyebutkan serangan ini diduga diluncurkan pemberontak Houthi di Yaman.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saudi mengatakan bahwa koalisi yang dipimpinnya di Yaman telah mencegat serangan drone yang dipasang bahan peledak. Selama ini Houthi dikenal memiliki drone atau pesawat tanpa awak yang dapat dipasangi hulu ledak tertentu.
 
Selama bertahun-tahun, Houthi telah beberapa kali membombardir koalisi Saudi dengan menggunakan drone semacam itu. Namun karena serangan ini berasal dari jarak jauh, kemungkinan besar suara ledakan di Riyadh berasal dari misil, bukan drone.
 
Drone modifikasi Houthi diduga dibuat berdasarkan model buatan Iran. Sebelumnya militer Iran pernah mengatakan bahwa drone milik mereka dapat terbang sejauh ratusan kilometer dengan dipasangi hulu ledak.
 
Pada Februari 2018, sebuah drone Iran terbang dari Suriah dan berhasil mempenetrasi zona udara Israel. Iran juga diketahui pernah mengirim tim "drone pembunuh" ke dekat Dataran Tinggi Golan pada Agustus 2019.
 
Laporan mengenai ledakan di Riyadh muncul usai Saudi mengumumkan rencana menggelar ibadah haji dalam jumlah terbatas tahun ini. Nantinya, haji 2020 hanya diperuntukkan bagi warga Saudi dan warga non-Saudi yang saat ini sudah ada di wilayah kerajaan tersebut.
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif