Seorang pemuda dari etnis Nuer yang memegang senjata. Foto: AFP
Seorang pemuda dari etnis Nuer yang memegang senjata. Foto: AFP

Pertarungan Antar Etnis Tewaskan 56 Orang di Sudan Selatan

Fajar Nugraha • 28 Desember 2022 06:05
Juba: Bentrokan antar etnis di Sudan Selatan telah menewaskan 56 orang selama empat hari di negara bagian Jonglei timur. Pertempuran terjadi setelah pemuda dari komunitas Nuer menyerang kelompok etnis lain.
 
Polisi mengatakan, pemuda dari etnis Nuer menjadi korban terbanyak.
 
Wilayah Sudan Selatan, yang memperoleh kemerdekaan dari Sudan pada 2011, telah dilanda pertumpahan darah dan bentrokan atas ternak dan tanah selama beberapa dekade.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Pemuda Nuer bersenjata mulai menyerang komunitas Murle pada 24 Desember di Kabupaten Gumuruk dan Kabupaten Likuangole,” kata Abraham Kelang, seorang pejabat pemerintah di Wilayah Administratif Pibor Besar, seperti dikutip NTD, Rabu 28 Desember 2022.
 
“Pemerintah berupaya membantu masyarakat, tetapi pertempuran masih berlangsung,” ucap Kelang.
 
“Sebanyak 51 dari mereka yang tewas adalah etnis Nuer, dengan hanya lima pemuda Murle yang tewas,” ujarnya.
 
Pekan lalu, misi penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNMISS) mengatakan pemuda Nuer yang bersenjata dimobilisasi menjelang serangan potensial terhadap Murle.
 
UNMISS mengatakan, sedang memantau peningkatan ketegangan dan kekerasan, dan telah mengintensifkan patroli di dalam dan sekitar daerah yang terkena dampak.
 
(FJR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif