Arab Saudi terapkan kembali jarak sosial di Masjidil Haram. Foto: AFP
Arab Saudi terapkan kembali jarak sosial di Masjidil Haram. Foto: AFP

Kasus Covid-19 Naik, Arab Saudi Terapkan Lagi Jarak Sosial di Masjidil Haram

Internasional arab saudi covid-19 Masjidil Haram
Fajar Nugraha • 31 Desember 2021 05:34
Riyadh: Arab Saudi pada Kamis menerapkan kembali langkah-langkah jarak sosial di Masjidil Haram di kota suci Mekkah. Langkah itu dilakukan setelah mencatat jumlah infeksi covid-19 tertinggi dalam beberapa bulan.
 
Para pekerja telah mengembalikan tanda lantai yang dihapus pada 17 Oktober untuk memandu orang-orang menjaga jarak sosial di dalam dan di sekitar Masjidil Haram - yang dibangun di sekitar Ka'bah.
 
“Kami akan menerapkan kembali persyaratan jarak sosial antara jamaah di Masjidil Haram,” ujar pihak berwenang Arab Saudi, seperti dikutip AFP, Jumat 31 Desember 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun penerapan itu tanpa menentukan apakah kapasitas telah ditetapkan. Sebelumnya, pihak kerajaan mengatakan jarak sosial dan masker sekali lagi diperlukan di tempat-tempat di dalam dan luar ruangan.
 
Kerajaan berpenduduk sekitar 34 juta orang sejauh ini telah mencatat lebih dari 554.000 kasus virus korona, termasuk 8.874 kematian, jumlah kematian tertinggi di antara negara-negara Teluk Arab. Pada Rabu, Arab Saudi mencatat 744 kasus, jumlah tertinggi sejak pertengahan Agustus.
 
Pandemi covid-19 sangat mengganggu ibadah umat Muslim, yang biasanya merupakan penghasil pendapatan utama bagi kerajaan, menghasilkan sekitar USD12 miliar per tahun.
 
Enam negara Dewan Kerjasama Teluk (GCC) -,Bahrain, Kuwait, Oman, Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Qatar,- telah mencatat jumlah kasus baru tertinggi dalam beberapa bulan.
 
Meskipun memiliki tingkat vaksinasi tertinggi di dunia, UEA telah mencatat jumlah infeksi terbesar di antara negara-negara Teluk dengan lebih dari 757.000. Pada Rabu, tercatat 2.234 infeksi, jumlah tertinggi sejak Juni.
 
Putra mahkota Emirat Abu Dhabi, Sheikh Mohammed bin Zayed, berusaha meyakinkan orang-orang bahwa "sektor kesehatan UEA sepenuhnya siap dan siap untuk mengatasi tantangan apa pun", menurut kantor berita resmi WAM.
 
UEA bersiap untuk menjadi tuan rumah perayaan Malam Tahun Baru, termasuk di Burj Khalifa, menara tertinggi di dunia, di emirat Dubai.
 
Dubai, yang sangat bergantung pada pariwisata, adalah salah satu tujuan pertama di dunia yang menyambut kembali pengunjung pada Juli 2020. Mereka juga mengandalkan pameran perdagangan Expo 2020 enam bulan untuk meningkatkan ekonominya.

 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif