Palestina tidak ada lagi dalam aplikasi Google Maps. Foto: Google Maps
Palestina tidak ada lagi dalam aplikasi Google Maps. Foto: Google Maps

Palestina Hilang dari Peta Google dan Apple

Internasional palestina
Fajar Nugraha • 17 Juli 2020 18:11
Tepi Barat: Ketik Palestine di Google Maps dan tampilannya akan mengejutkan. Tidak ada Palestina dalam aplikasi peta tersebut dan yang muncul hanyalah Israel.
 
Lagi-lagi raksasa teknologi itu tidak mencantumkan Palestina pada mereka. Hal tersebut juga pernah mereka lakukan pada 2016 silam.
 
“Tidak hanya Google, bahkan langkah ini juga diikuti oleh peta keluaran Apple yang menandai berakhirnya pencaplokan Israel atas Palestina. Dengan sepenuhnya menghapus negara Palestina dari peta dunia,” sebut India.com, Kamis, 16 Juli 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Perubahan itu terjadi setelah Presiden Israel Benjamin Netanyahu berjanji untuk mendirikan aneksasi Tepi Barat. Namun, mereka telah memicu kritik global dengan banyak negara menyebutnya 'pelanggaran hak asasi manusia’. Bahkan konflik Israel-Palestina selama bertahun-tahun terus meningkat.
 
“Tidak kehilangan waktu untuk melemahkan Otoritas Palestina, pemerintah koalisi Netanyahu telah bergerak maju dengan rencana pencaplokan itu,” sebut laporan India.com itu.
 
Langkah diam oleh dua raksasa teknologi telah membuat netizen marah yang mengekspresikan hal yang sama di Twitter. Sementara seseorang menulis, “Peta Google dan Apple telah secara resmi menghapus Palestina dari Peta Dunia. Hari ini Palestina dihapus dari peta, besok Palestina akan dihapus dari dunia. PUT PALESTINE BACK IN MAPS. #IStandWithPalestine #FreePalestine,” tulis Twitt salah satu netizen.
 
Presiden Palestina Mahmoud Abbas dalam salah satu Tweet nya menyatakan, "Google Maps dan Apple Maps hapus Palestina dari peta dunia. Palestina tidak lagi menjadi tempat menurut Google sebagai lokasi pembersihan etnis, pembunuhan, pencurian tanah, dan konspirasi perusahaan, semua dilakukan atas nama Israel".
 
Pada 2016, Google mengklarifikasi bahwa label 'Palestina' tidak pernah muncul di petanya karena menghadapi tuduhan serupa.
 
Sementara pada kasus kali ini tagar #FreePalestine muncul di Twitter pada Kamis, dengan sekitar 254.000 tweet diposting baru-baru ini tentang masalah peta tersebut. Sebagian besar tweet mengenai topik tersebut menyatakan kemarahan atas keputusan Google dan Apple untuk menghapus Palestina dari layanan peta masing-masing.
 
Kontroversi yang diputar sendiri di media sosial Kamis menggemakan episode serupa pada 2016, ketika wartawan Palestina juga menuduh raksasa Internet yang berbasis di AS itu mengeluarkan Palestina dari peta-peta.
 
Pada 2016, Google mengklarifikasi bahwa label ‘Palestina’ tidak pernah ada pada layanan pemetaannya. Namun sebaliknya memasukan nama Tepi Barat dan Gaza, serta garis besarnya masing-masing pada peta.
 
"Tidak pernah ada label 'Palestina' di Google Maps, namun, kami menemukan bug yang menghapus label untuk 'Tepi Barat' dan 'Jalur Gaza.' Kami sedang bekerja dengan cepat untuk membawa label ini kembali ke daerah tersebut," Google mengatakan pada 2016.
 
(FJR)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif