Kepala Komisi Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Michele Bachelet. Foto: AFP
Kepala Komisi Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Michele Bachelet. Foto: AFP

Kepala Komisi HAM PBB Desak Semua Pembunuhan di Palestina Harus Diselidiki

Fajar Nugraha • 15 Mei 2022 18:10
Jenewa: Kepala Komisi Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Michele Bachelet terkejut dengan pembunuhan jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh. Dia juga menyesalkan kekerasan polisi Israel terhadap pelayat yang membawa jenazah Abu Akleh saat prosesi pemakamannya.
 
Bachelet mendesak untuk penyelidikan yang cepat dan transparan terhadap penggunaan kekuatan Israel ketika dia terbunuh.
 
"Saya mengikuti peristiwa-peristiwa yang sangat menyedihkan di Tepi Barat yang diduduki, termasuk di Yerusalem Timur," kata Michelle Bachelet dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Anadolu, Minggu 15 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Israel Perintahkan Penyelidikan Serangan di Pemakaman Shireen Abu Akleh.
 
"Rekaman polisi Israel menyerang pelayat pada prosesi pemakaman jurnalis Shireen Abu Akleh di Yerusalem Timur pada Jumat 13 Mei mengejutkan. Laporan menunjukkan bahwa setidaknya 33 orang terluka,” ungkapnya.
 
Kejadian berlangsung ketika ribuan warga Palestina pada Jumat berpartisipasi dalam upacara pemakaman jurnalis veteran Al Jazeera Abu Akleh di Yerusalem Timur. Bachelet juga mengatakan penggunaan kekuatan Israel, yang difilmkan dan disiarkan langsung, tampaknya "tidak perlu dan harus diselidiki dengan segera dan transparan."
 
“Harus ada pertanggungjawaban untuk pembunuhan mengerikan tidak hanya terhadap Shireen Abu Akleh, tetapi untuk semua pembunuhan dan cedera serius di wilayah Palestina yang diduduki,” tegas Bachelet.
 
Bachelet mengatakan hukum internasional membutuhkan penyelidikan yang cepat, menyeluruh, transparan, independen, dan tidak memihak dari semua penggunaan kekuatan yang mengakibatkan kematian atau cedera.
 
Dia mengatakan pasukan keamanan Israel telah membunuh 48 warga Palestina sepanjang tahun ini.
 
"Harus ada investigasi yang tepat atas tindakan pasukan keamanan Israel. Budaya impunitas ini harus diakhiri sekarang,” ucap Bachelet.


Prancis pun terkejut

Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian juga mengatakan di Twitter bahwa dia "sangat terkejut dan ngeri atas kekerasan yang tidak dapat diterima yang mencegah prosesi pemakaman Shireen Abu Akleh berlangsung dengan damai dan bermartabat."
 
"Saya ingat kecaman kami atas kematiannya dan tuntutan kami untuk penyelidikan yang transparan," tambahnya.
 
Abu Akleh yang ditembak mati di Tepi Barat pada Rabu, dimakamkan pada https://www.medcom.id/tag/15839/komisi-ham-pbbJumat di pemakaman Kristen Ortodoks di sebelah kota tua Yerusalem.
 
Al-Jazeera menuduh pasukan keamanan Israel dengan sengaja membunuh Shireen Abu Akleh yang berusia 51 tahun.
 
Gambar yang beredar di internet dan disiarkan oleh saluran TV menunjukkan pasukan keamanan Israel memukuli orang yang membawa peti mati, antara lain, di pemakaman.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif