Sembari mengucapkan "Allahu Akbar, kami akan melindungi Al-Aqsa dengan jiwa dan darah," para jemaah disambut masuk oleh direktur masjid Omar al-Kiswani.
Ia mengucapkan terima kasih kepada para jemaah yang mau bersabar menanti Al-Aqsa dibuka kembali.
Berlokasi di Yerusalem Timur, kompleks Al-Aqsa ditutup sejak Maret sebagai bagian dari upaya menekan penyebaran covid-19. Kompleks tersebut merupakan tempat berdirinya Masjid Al-Aqsa dan juga Kubah Shakhrah (Dome of the Rock).
Kompleks di Yerusalem itu juga merupakan situs suci bagi Yahudi, yang menyebutnya sebagai Temple Mount.
Di hari pertama Hari Raya Idulfitri tahun ini, perselisihan sempat terjadi antara polisi Israel dan warga Palestina yang berusaha masuk ke kompleks Masjid Al-Aqsa.
Dikenal Muslim sebagai Haram al-Sharif, kompleks tersebut berada di bawah perlindungan Yordania. Yordania mengusai Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, hingga terjadinya pendudukan Israel dalam Perang Enam Hari pada 1967.
Dengan terus menurunnya jumlah kasus covid-19, pembatasan di sejumlah wilayah Israel dan Palestina mulai dilonggarkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News