Latihan Maritim Internasional IMX 22 diikuti oleh 60 negara. Foto: AFP
Latihan Maritim Internasional IMX 22 diikuti oleh 60 negara. Foto: AFP

Israel Ikut Latihan Angkatan Laut Timur Tengah yang Dipimpin AS

Medcom • 03 Februari 2022 15:04
Bahrain: Untuk pertama kalinya, Israel berpartisipasi dalam Latihan Maritim Internasional 2022 (IMX 22). Ini adalah latihan angkatan laut yang dipimpin Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah
 
“Beberapa bulan terakhir, Israel telah latihan tidak hanya dengan kami tetapi juga negara-negara lainnya di kawasan ini,” kata Juru Bicara Armada Kelima AS Tim Hawkins, dikutip dari Al Jazeera, Kamis, 3 Februari 2022.
 
Latihan tersebut juga diikuti oleh Arab Saudi dan Oman, dua negara yang tidak memiliki hubungan diplomasi dengan Israel. Sementara, Kuwait dan Qatar, negara-negara teluk yang juga tidak memiliki hubungan formal dengan Israel, tidak ikut serta dalam pelatihan ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sekitar 60 negara turut serta dalam IMX 22 yang diselenggarakan di tengah ketegangan negara-negara teluk. Ketegangan ini meningkat setelah gerakan Houthi Yaman yang bersekutu dengan Iran menjatuhkan serangan rudal ke Uni Emirat Arab (UEA), termasuk serangan yang digagalkan di pangkalan militer AS.
 
Di tahun ketujuh ini, IMX 22 dimulai Senin, 31 Januari 2022 Armada Kelima di Bahrain. Pelatihan ini akan mencakup wilayah Teluk Arab (Teluk Persia), Laut Arab, Teluk Oman, Laut Merah dan di utara Samudera Hindia.
 
Juru bicara Angkatan Laut AS pada Rabu, 2 Februari 2022 menyampaikan pihaknya menyadari situasi geopolitik yang berlangsung di negara-negara yang berpartisipasi. Namun, menurutnya, tingkat kooperasi dalam program ini tinggi.
 
Atas kekhawatiran bersama akan Iran, Israel telah menormalisasi hubungan dengan UEA dan Bahrain pada tahun 2020.
 
Bahrain merupakan negara tuan rumah markas Armada Kelima Angkatan Laut AS (US Navy Fifth Fleet), juga sejumlah operasi Komando Pusat AS (Central Command/CENTCOM). CENTCOM merupakan payung koordinasi militer AS untuk Timur Tengah di mana Israel mulai tahun lalu masuk di dalamnya.
 
Kementerian Pertahanan Israel tidak mengomentari serangan Houthi ataupun menjelaskan perjanjian keamanan antara Israel dengan Bahrain. (Kaylina Ivani)
 
(FJR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif