Beirut: Kelompok Hizbullah Lebanon mengumumkan Kamis pagi bahwa lima pejuangnya, termasuk putra seorang pemimpin senior tewas dalam serangan udara Israel di Lebanon selatan.
“Serangan udara tersebut terjadi di sebuah rumah di desa Beit Yahoun,” lapor Kantor Berita Nasional resmi Lebanon, seperti dikutip Anadolu, Kamis 23 November 2023.
Dalam sebuah pernyataan, Hizbullah berduka atas para pejuangnya termasuk Abbas Raad, putra ketua blok parlemen Hizbullah, Mohammed Raad.
Tentara Israel belum mengomentari insiden tersebut.
Sepanjang Rabu, tentara Israel dan Hizbullah saling baku tembak di seberang perbatasan. Hizbullah akan mematuhi jeda kemanusiaan selama empat hari antara Israel dan Hamas di Gaza, meskipun tidak menjadi pihak dalam kesepakatan.
Mereka telah terlibat dalam pertempuran mematikan di sepanjang perbatasan sejak kelompok Palestina, Hamas melakukan serangan mendadak terhadap Israel selatan pada 7 Oktober.
Hizbullah pada Rabu mengatakan bahwa mereka akan mematuhi jeda kemanusiaan selama empat hari antara Israel dan Hamas di Gaza meskipun hal itu bukan bagian dari kesepakatan.
Jeda kemanusiaan diperkirakan akan mulai berlaku pada Kamis pagi, namun belum ada waktu pasti yang diumumkan untuk memulainya.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan