Api dan asap terlihat dari lokasi serangan udara Israel di Khan Yunis, Jalur Gaza. (Foto: AFP)
Api dan asap terlihat dari lokasi serangan udara Israel di Khan Yunis, Jalur Gaza. (Foto: AFP)

Israel Lanjutkan Serangan di Gaza atas Balon Api

Internasional palestina israel hamas
Willy Haryono • 16 Agustus 2020 16:04
Tel Aviv: Militer Israel mengaku melanjutkan serangan udara terhadap posisi kelompok Hamas di Jalur Gaza. Serangan dilanjutkan sebagai respons atas peluncuran roket dan juga balon api dari Gaza ke wilayah Israel.
 
"Kelanjutan serangan dilakukan usai bentrokan sempat terjadi pada Sabtu malam di sepanjang perbatasan," ujar militer Israel, dilansir dari The National, Minggu 16 Agustus 2020.
 
Israel mengatakan bentrokan tadi malam meliputi puluhan warga Palestina yang "membakar ban, melemparkan alat peledak, dan granat" ke arah pagar perbatasan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sepanjang pekan ini, pasukan Israel berulang kali melancarkan serangan malam hari terhadap Hamas, kelompok penguasa Jalur Gaza. Israel menekankan bahwa serangan ke Gaza semata untuk membalas bom api yang diikatkan ke balon atau layangan di Gaza untuk kemudian diterbangkan ke arah Israel.
 
Balon api semacam itu disebut Israel telah memicu kebakaran di area pertanian dan juga permukiman warga.
 
Menurut badan penyelamat Israel, terdapat 19 serangan yang melibatkan bom api dari arah Gaza sepanjang Sabtu 15 Agustus. "Untuk merespons hal tersebut, pesawat jet tempur menggempur beberapa target Hamas di Jalur Gaza," sebut militer Israel.
 
"Salah satu yang terkena serangan adalah kompleks militer dan infrastruktur bawah tanah Hamas," sambungnya.
 
Pemerintah Israel telah menutup perlintasan Kerem Shalom menuju Jalur Gaza dan mengurangi zona penangkapan ikan sebagai respons atas peluncuran balon api.
 
Terlepas dari gencatan senjata yang dimediasi Perserikatan Bangsa-Bangsa, Mesir, dan Qatar tahun lalu, Israel dan Hamas terus terlibat bentrok sporadis yang melibatkan roket, mortir, dan juga balon api.
 
Data Bank Dunia mencatat, Jalur Gaza memiliki total populasi 2 juta dengan lebih dari separuhnya berada di bawah garis kemiskinan.
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif