Teheran: Lebih dari 130 orang dirawat di rumah sakit karena kesulitan bernapas menyusul kebocoran bahan kimia di sebuah pabrik di Iran selatan. Hal ini dilaporkan oleh media pemerintah melaporkan pada Selasa.
Kantor berita resmi IRNA mengatakan, investigasi telah diluncurkan mengenai penyebab kebocoran gas nitrogen dari pabrik produksi soda ash di kota Firuzabad.
"Yang terluka sebagian besar menderita masalah pernapasan yang disebabkan oleh gas nitrogen, yang tidak berbahaya," kata Direktur Manajemen Krisis Provinsi Fars, Khalil Abdollahi, seperti dikutip AFP.
“Tidak ada yang tewas dan sebagian besar dari mereka yang dirawat di rumah sakit telah dipulangkan,” kata seorang pejabat medis setempat.
Dibuka pada 2020, Pabrik Sodium Carbonate Firuzabad memiliki kapasitas produksi tahunan sebesar 320.000 ton.
Juga dikenal sebagai soda ash, natrium karbonat banyak digunakan dalam pembuatan deterjen, sabun, kertas, kaca dan produk petrokimia.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan