Pesawat milik maskapai Precision Air itu jatuh ke Danau Victoria di Tanzania. Foto: AFP
Pesawat milik maskapai Precision Air itu jatuh ke Danau Victoria di Tanzania. Foto: AFP

Prancis Bantu Tanzania Selidiki Kecelakaan Pesawat yang Tewaskan 19 Orang

Fajar Nugraha • 08 November 2022 06:26
Paris: Penyelidik kecelakaan udara Prancis dikerahkan ke Tanzania untuk membantu penyelidikan kecelakaan pesawat penumpang yang menewaskan sedikitnya 19 orang pada Minggu 7 November 2022.
 
Seorang juru bicara badan investigasi kecelakaan udara (BEA) Prancis mengatakan, pihaknya mengirim tim ke Tanzania bersama dengan penasihat teknis dari pembuat pesawat Prancis-Italia ATR, yang membangun turboprop ATR 42-500.
 
“Sedikitnya 19 orang tewas ketika pesawat itu jatuh ke Danau Victoria di Tanzania pada Minggu ketika mencoba mendarat di bandara terdekat,” kata perdana menteri dan maskapai penerbangan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penerbangan PW494, yang dioperasikan oleh Precision Air, menabrak air selama badai dan hujan lebat, menurut laporan Tanzania Broadcasting Corporation (TBC).
 
“Penyelidik telah meluncurkan penyelidikan atas apa yang telah terjadi,” ujar Perdana Menteri Kassim Majaliwa, seperti dikutip Malay Mail, Selasa 8 November 2022.
 
Para ahli mengatakan sebagian besar kecelakaan disebabkan oleh kombinasi faktor yang membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk dipahami sepenuhnya.
 
Di bawah aturan internasional, penyelidikan yang dipimpin secara lokal biasanya akan mencakup partisipasi pihak berwenang di Prancis, tempat pesawat itu dirancang, dan Kanada, tempat mesin Pratt & Whitney dikembangkan.
 
Sementara manufaktur pesawat ATR mengatakan "sepenuhnya terlibat untuk mendukung pelanggan dan penyelidikan".
 
(FJR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif