Sekelompok anak-anak di Afsel mengenakan masker di tengah pandemi covid-19. (Foto: MARCO LONGARI/AFP)
Sekelompok anak-anak di Afsel mengenakan masker di tengah pandemi covid-19. (Foto: MARCO LONGARI/AFP)

Jumlah Kasus Covid-19 di Afsel Lampaui Setengah Juta

Internasional Virus Korona Coronavirus virus corona covid-19 Berita Virus Corona Hari Ini
Willy Haryono • 02 Agustus 2020 09:07
Pretoria: Lebih dari setengah juta kasus virus korona (covid-19) telah terkonfirmasi di Afrika Selatan. Menteri Kesehatan Zwelini Mkhize mengumumkan 10.107 infeksi baru covid-19 pada Sabtu 1 Agustus, yang menjadikan totalnya mencapai 503.290 dengan 8.153 kematian.
 
Dikutip dari BBC, Minggu 2 Agustus 2020, Afsel adalah negara terparah dilanda covid-19 di benua Afrika. Angka infeksi covid-19 di negara tersebut menyumbang separuh dari total kasus di semua negara Afrika.
 
Tidak hanya itu, angka kasusnya juga merupakan yang tertinggi kelima di dunia setelah Amerika Serikat, Brasil, Rusia, dan India.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sejumlah peneliti khawatir angka sebenarnya dari kasus covid-19 di Afsel dan benua Afrika jauh lebih tinggi lagi.
 
Otoritas kesehatan Afsel mengatakan, rata-rata infeksi covid-19 kini meningkat dengan cepat pada setiap harinya. Saat ini, kemunculan kasusnya terkonsentrasi di sekitar wilayah ibu kota, Pretoria.
 
Lebih dari sepertiga infeksi covid-19 di Afsel dilaporkan muncul di Gauteng, sebuah provinsi yang menjadi episentrum penyebaran virus tersebut. Infeksi covid-19 di Afsel diperkirakan belum akan mencapai puncaknya dalam sebula ke depan.
 
Pemerintah Afsel telah menerapkan kebijakan penguncian wilayah (lockdown) pada April dan Mei lalu yang berhasil meredam penyebaran covid-19. Afsel kemudian mulai membuka kembali perekonomian secara berkala pada Juni, namun beberapa pembatasan kembali diberlakukan karena meningkatnya angka rata-rata infeksi covid-19.
 
Presiden Afsel Cyril Ramaphosa bulan lalu mengatakan, 28 ribu tempat tidur rumah sakit telah disediakan untuk pasien covid-19. Namun Afsel disebutnya masih menghadapi masalah "serius" dalam hal ketersediaan dokter dan perawat.
 
Pekan kemarin, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa kejadian di Afsel dapat menjadi gambaran mengenai apa yang mungkin dapat terjadi di seantero benua Afrika.
 

(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif