Bentrokan warga Palestina dengan pasukan Israel di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem terjadi sepanjag Ramadan. Foto: AFP
Bentrokan warga Palestina dengan pasukan Israel di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem terjadi sepanjag Ramadan. Foto: AFP

Warga Palestina Hadapi Serangan Baru dari Polisi Israel di Masjid Al-Aqsa

Internasional Palestina ramadan Israel Masjid Al-Aqsa Ramadan 2022
Fajar Nugraha • 29 April 2022 15:07
Yerusalem: Warga Palestina bentrok dengan polisi Israel di kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem. Lemparan batu warga Palestina dibalas dengan tembakan peluru karet dari polisi Israel.
 
Kejadian ini menjadi kekerasan terbaru di sebuah situs yang dihormati oleh Muslim dan Yahudi.
 
Sedikitnya 12 warga Palestina terluka dalam bentrokan pagi hari di situs tersuci ketiga Islam tersebut. Sementara polisi Israel menangkap setidaknya dua tersangka karena melempar batu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Polisi Israel mengatakan mereka melakukan intervensi ketika ratusan orang mulai mengibarkan bendera Hamas, dan melemparkan batu dan kembang api, termasuk ke arah Tembok Barat, tempat para jamaah Yahudi berkumpul.
 
"Kami akan terus bertindak tegas terhadap perusuh dan penjahat demi keselamatan dan keamanan publik," kata polisi dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari France24, Jumat 29 April 2022.
 
Kekerasan berakhir sekitar satu jam kemudian setelah warga Palestina lainnya di kompleks itu turun tangan, meyakinkan para pelempar batu dan polisi untuk mundur.
 
Hampir setiap hari terjadi konfrontasi di masjid bulan ini ketika Ramadan bertepatan dengan perayaan Paskah Yahudi, yang membawa ratusan ribu Muslim dan Yahudi ke kompleks yang dijaga ketat di kota tua itu.
 
Namun, kekerasan telah mereda minggu ini setelah berakhirnya Paskah dan setelah Israel menghentikan kunjungan umat Yahudi ke lapangan terbuka besar yang merupakan rumah bagi Kubah Batu abad ke-7 dan Masjid Al-Aqsa abad ke-8.
 
Ramadan berakhir minggu depan dan Jumat terakhir bulan puasa sering menarik banyak orang berkumpul di Al-Aqsa.
 
Para pejabat Israel menyalahkan ketegangan bulan ini pada kelompok-kelompok Islam, termasuk Hamas yang menguasai Gaza. Israel mengatakan, kelompok itu telah mendorong para pemuda untuk melakukan kerusuhan yang bertujuan untuk membangkitkan kemarahan di dunia Muslim terhadap Israel.
 
Sementara pihak Palestina menuduh Israel tidak berbuat cukup untuk menegakkan larangan bagi warga Yahudi beribadah di lapangan terbuka. Israel menolak tuduhan ini.

 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif