Bentrokan warga Palestina dengan pasukan Israel di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem. Foto: AFP
Bentrokan warga Palestina dengan pasukan Israel di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem. Foto: AFP

Israel Hadapi Ancaman Hamas, Anggota Parlemen Lari ke Bunker

Internasional Palestina israel palestina Israel hamas
M Sholahadhin Azhar • 11 Mei 2021 08:05
Yerusalem: Menambah rasa kekacauan, api besar menelan pepohonan di kompleks Masjid Al-Aqsa, situs tersuci ketiga bagi umat Islam. Sementara di saat bersamaa saat ratusan warga Yahudi Israel menyaksikan dari lapangan terbuka Tembok Barat.
 
Hamas, yang mengontrol Jalur Gaza, Senin pagi memperingatkan Israel untuk menarik semua pasukannya dari kompleks masjid dan distrik Sheikh Jarrah di Yerusalem timur. Distrik itu merupakan inti di mana penggusuran yang membayangi keluarga Palestina telah memicu protes yang marah.
 
Baca: Israel Serang Gaza, 20 Warga Palestina Tewas.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sirene meraung di seluruh Yerusalem tepat setelah batas waktu yang ditetapkan oleh Hamas ketika orang-orang di Yerusalem. Ini termasuk anggota parlemen di legislatif Knesset yang melarikan diri ke bunker untuk pertama kalinya sejak konflik Gaza 2014.
 
Seorang juru bicara sayap bersenjata Hamas, Brigade Qassam mengatakan, serangan roket itu sebagai tanggapan atas tindakan Israel di Sheikh Jarrah dan di sekitar masjid Al-Aqsa.
 
"Ini adalah pesan yang harus dipahami musuh dengan baik: jika Anda merespons, kami akan merespons. Jika Anda meningkatkannya, kami akan meningkatkannya,” tegas pernyataan Brigade Qassam, seperti dikutip AFP, Selasa 11 Mei 2021.
 
Israel Hadapi Ancaman Hamas, Anggota Parlemen Lari ke Bunker
Serangan udara Israel ke wilayah Gaza tewaskan 20 warga Palestina. Foto: AFP
 
Amerika Serikat mengatakan pihaknya "mengutuk dalam istilah terkuat rentetan serangan roket yang ditembakkan ke Israel dalam beberapa jam terakhir. Ini adalah eskalasi yang tidak dapat diterima".
 
“Sebuah rumah di Beit Nekofa, sekitar 10 kilometer barat pusat Yerusalem, juga rusak akibat tembakan roket,” AFP TV melaporkan.
 
Tentara Israel mengatakan di Twitter bahwa, terpisah dari roket, "sebagai akibat dari rudal anti-tank yang ditembakkan dari Gaza, seorang warga sipil Israel di kendaraan terdekat terluka ringan di daerah perbatasan Gaza”.

Agresi bertambah

Kekhawatiran akan kekacauan lebih lanjut di Kota Tua telah mereda untuk sementara ketika penyelenggara Israel untuk merayakan Hari Yerusalem yang merupakan pencaplokan Yerusalem timur oleh negara Yahudi, pada tahun 1967 membatalkan acara tersebut.
 
Tapi kemudian muncul peringatan Hamas, diikuti dengan roket, yang juga memaksa evakuasi Tembok Barat dan situs lainnya. Pejuang di Gaza baru-baru ini juga menyebarkan balon pembakar yang telah memicu puluhan kebakaran di wilayah Israel.
 
Baca: Ratusan Warga Palestina Terluka dalam Bentrokan Baru dengan Pasukan Israel.
 
Pada Senin malam, seperti pada malam-malam sebelumnya sejak Jumat, warga Palestina melemparkan batu ke arah petugas Israel dengan perlengkapan anti huru hara yang menembakkan peluru karet, granat kejut, dan gas air mata.
 
Itu terjadi setelah bentrokan pagi yang membuat tanah dipenuhi bebatuan, pecahan granat setrum dan puing-puing lainnya saat ledakan keras dan teriakan marah bergema dari dinding batu kuno.
 
Ada puluhan demonstran yang baru terluka. Bulan Sabit Merah Palestina sebelumnya menyebutkan korban dari bentrokan Senin itu lebih dari 334 orang terluka. Ini termasuk lebih dari 200 orang yang dirawat di rumah sakit, lima di antaranya dalam kondisi kritis. Sedangkan polisi Israel melaporkan 32 orang cedera dalam barisan mereka.
 
Kekerasan sejak Jumat telah dipicu oleh upaya jangka panjang oleh pemukim Yahudi untuk mengusir beberapa keluarga Palestina dari lingkungan dekat Sheikh Jarrah.
 
Sidang Mahkamah Agung atas banding Palestina dalam kasus yang semula ditetapkan pada Senin dibatalkan oleh kementerian kehakiman karena ketegangan.
 
Presiden Palestina Mahmud Abbas mengutuk apa yang disebutnya sebagai ‘agresi barbar’ Israel.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif