Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Foto: AFP)
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Foto: AFP)

Erdogan Berharap Gencatan Senjata di Idlib Bertahan

Internasional krisis suriah turki rusia
Willy Haryono • 07 Maret 2020 15:05
Istanbul: Gencatan senjata di provinsi Idlib, Suriah, telah disepakati Turki dan Rusia pada Jumat 6 Maret 2020. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berharap gencatan senjata ini dapat mengakhiri konflik berkepanjangan di Suriah.
 
Pernyataan Erdogan disampaikan usai dirinya menunaikan ibadah Salat Jumat di Istanbul.
 
"Kami telah duduk di meja perundingan dan menyepakati gencatan senjata pada (Kamis) tengah malam. Kami berharap (gencatan senjata) ini tetap berlanjut dan bertahan," tutur Erdogan, dikutip dari Anadolu Agency.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menyayangkan bahwa konflik berkepanjangan di Suriah, termasuk di provinsi Idlib, berlangsung antar Muslim. Ia mengatakan detail lebih lanjut seputar gencatan senjata di Idlib akan dibahas pada pertengahan Maret.
 
Akhir Februari lalu, Turki meluncurkan operasi bertajuk Operation Spring Shield di Idlib saat pasukan Suriah melancarkan serangan besar-besaran untuk merebut benteng pertahanan terakhir kelompok pemberontak. Namun operasi pemerintah Suriah di Idlib telah memicu eksodus ratusan ribu warga sipil ke dekat perbatasan Turki.
 
Selain soal Idlib, Erdogan juga berbicara mengenai penyebaran virus korona covid-19 yang telah menewaskan hampir 3.500 orang sejak pertama kali mewabah pada akhir 2019.
 
Ia meminta warga untuk tidak berjabat tangan untuk meminimalisasi kemungkinan wabah covid-19 di Turki. Sejauh ini, Turki belum melaporkan adanya kasus terkonfirmasi covid-19.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif