Wabah kolera merebak di Malawi, 1.002 jiwa meninggal./AFP
Wabah kolera merebak di Malawi, 1.002 jiwa meninggal./AFP

Korban Tewas Wabah Kolera di Malawi Mencapai 1.002 Jiwa

Marcheilla Ariesta • 25 Januari 2023 23:32
Blantyre: Korban tewas akibat wabah kolera Malawi mencapai 1.002 jiwa. Total kasus juga meningkat menjadi 30.621, yang menjadikannya rekor tertinggi di negara Afrika Timur.
 
"Penundaan dalam membawa seseorang yang menunjukkan tanda dan gejala kolera ke fasilitas kesehatan atau pusat perawatan yang ditunjuk menyebabkan banyak kematian," kata Menteri Kesehatan Malawi Khumbize Chiponda, dikutip dari Anadolu Agency, Rabu, 25 Januari 2023.
 
Chiponda mengatakan sebagian besar kematian terjadi di dua kota utama Lilongwe dan Blantyre, di mana pihak berwenang mengizinkan anak-anak kembali ke sekolah setelah pembukaan yang tertunda untuk mengekang penyebaran penyakit dan di tiga distrik tepi danau Mangochi, Salima, dan Teluk Nkhata.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menteri menyalahkan ritual budaya terkait kematian korban kolera karena membantu penyebaran penyakit tersebut.
 
Baca juga: 250 Gajah di Malawi Dipindah Akibat Kelebihan Populasi
 
"Misalnya, orang yang sekarat atau meninggal karena kolera mungkin dimandikan oleh anggota keluarga yang kemudian menyiapkan pesta pemakaman untuk keluarga dan teman yang diadakan segera setelah kematian. Wabah kolera biasanya mengikuti pesta ini," kata Chiponda.
 
Kolera, penyakit diare akut yang disebabkan oleh infeksi usus, dapat menyebabkan dehidrasi parah dan kematian jika tidak ditangani.
 
Terlepas dari kombinasi intervensi, termasuk dorongan vaksin yang dimulai Mei lalu, wabah terus menyebar dan kini telah mempengaruhi 28 wilayah di negara tersebut.
 
Sementara itu, dalam sambungan telepon pada hari Selasa, Administrator USAID Samantha Power berbicara dengan Presiden Lazarus McCathy Chakwera mengenai krisis kolera.
 
Juru bicara Power, Jessica Jennings mengatakan, keduanya membahas situasi kolera yang memburuk di negara itu dan mobilisasi sumber daya kesehatan global. Mereka juga mengungkapkan bantuan kemanusiaan USAID untuk menanggapi wabah tersebut.
 
"Administrator Power meyakinkan Presiden Chakwera atas dukungan dan solidaritas USAID dalam menanggapi percepatan wabah kolera dan memuji tanggapan kesehatan Pemerintah Malawi," pungkas Jennings, menurut pernyataan.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Medcom.id
 
(WIL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif